Pemudik ke DIY Diprediksi Turun Jadi 143 Juta, Dishub Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Tol Purwomartani

Data Kemenhub jumlah pemudik yang tercatat pada 2025 sekitar 154 juta orang, sementara tahun ini diperkirakan turun menjadi 143 juta orang.  

21 Februari 2026, 09:06 WIB

Yogyakarta – Dinas Perhubungan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memprediksi jumlah pergerakan pemudik pada Lebaran 2026 mengalami penurunan dibanding tahun sebelumnya.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah pemudik yang tercatat pada 2025 sekitar 154 juta orang, sementara tahun ini diperkirakan turun menjadi 143 juta orang.

Kepala Dishub DIY, Chrestina Erni Widyastuti, menyampaikan penurunan ini kemungkinan dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang tidak menentu serta faktor sosial, seperti sebagian masyarakat yang memilih tidak mudik karena keluarga sudah berada di kota tempat mereka bekerja.

Ia menambahkan, pergerakan pemudik tidak hanya menuju Yogyakarta, tetapi juga ke wilayah lain seperti Jawa Barat.

Terkait pengaturan lalu lintas, Dishub DIY tengah menyusun draf rekayasa terbaru yang akan diklarifikasi bersama pemerintah kabupaten/kota dan pemangku kepentingan lainnya.

Skema yang disiapkan serupa dengan periode Natal dan Tahun Baru, yakni menyediakan jalur alternatif untuk mengurangi potensi kemacetan.

Salah satu fokus utama adalah pengoperasian jalur fungsional di ruas tol Purwomartani, Kabupaten Sleman.

Jalur tersebut akan difungsikan untuk arus keluar (out) dan direncanakan mulai beroperasi secara situasional pada 13–14 Maret 2026.

Menurut Erni, jalur masuk (in) masih belum siap karena keterbatasan infrastruktur, termasuk kebutuhan pembebasan lahan untuk U-turn.

Sebelumnya, PT Jasa Marga (Persero) Tbk bersama Korlantas Polri dan Kementerian Perhubungan telah meninjau kesiapan jalur fungsional di DIY dan Jawa Tengah.

Dua ruas tol akan difungsikan untuk mendukung arus mudik Lebaran 2026, yakni Tol Solo–Yogyakarta–YIA segmen Prambanan–Purwomartani sepanjang 11,48 kilometer, serta Tol Yogyakarta–Bawen Seksi 6 ruas Ambarawa–Bawen sepanjang 4,98 kilometer.

Kedua ruas ini diharapkan dapat memangkas waktu tempuh dan mengurangi kepadatan di titik-titik krusial. ***

Berita Lainnya

Terkini