Rebutan Warisan, Paman dan Ponakan Adu Jotos

11 Maret 2016, 16:04 WIB
ilustrasi%252Bpenganiayaan
ilustrasi (foto/net)

Kabarnusa.com – Hanya
gara-gara pembagian warisan tidak hadil, dua warga yang masih terhitung
paman dan keponakan di Desa Yehsumbul, Kecamatan Mendoyo, Jembrana
terlibat adu jotos hingga nyonyor, Kamis (10/3/2016).

Informasi dihimpun, peristiwa adu jotos tersebut terjadi kemarin pukul 13.00 Wita.

Sapturi
(35),  warga Desa Yehsumbul, Mendoyo tengah bersantai di rumah bersama
istri, didatangi oleh Saifatur Rahman (45),  tetangganya yang juga
terhitung pamannya.

Rahman langsung marah-marah, karena tidak
terima korban yang hanya anak angkat menerima warisan tanah 5 are dari
saudara korban yang sudah almarhum.

“Warisan saya terima dari
bapak dan ibu angkat saya, sudah ada surat-surat resmi dan syah,, kenapa
dia permasalahkan lagi. Memang bapak angkat saya itu, saudara sepupu
Rahman,” ujar Sapturi saat ditemui di Polsek Mendoyo, Jumat (11/3/2016).

Dirinya
sebagai keponakan sempat menimpali omongan sang paman. Rupanya,  dia
langsung dipukul sang paman, dengan tangan kanan dan mengenai ujung
bibir atas kaanan hingga bengkak.

Tidak terima dipukul, Sapturi
membalasnya dengan memukul pamannya dengan menggunakan tangan kanan dan
mengenai pipi kanan pamannya.

Akibat pukulan itu, pipi Rahman
robek dan mengeluarkan darah segar. Atas kejadian tersebut Rahman
melaporkan kasus tersebut ke Polsek Mendoyo.

Kapolsek Mendoyo
Kompol I Gusti Agung Komang Sukasana membenarkan pihaknya telah menerima
laporan kasus tersebut.  Kasusnya masih dalam penanganan kepolisian.(dar)

Artikel Lainnya

Terkini