Rusuh di Tulang Bawang, Aparat Harus Represif Lawan Premanisme

12 Maret 2016, 21:52 WIB

I Gede Pasek Suardika

Kabarnusa.com – Kerusuhan yang pecah di Dusun Terang Agung Tiyuh, Terang Gunung Kecamatan Gunung Terang Kabupaten Tulang Bawang Lampung kemarin disinyalir lebih pada aksi premanisme sekelompok orang sehingga aparat harus bertindak represif terhadap para pelaku.

“Kasus seperti ini, untuk kesekian kali terjadi di Lampung,” kata anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI asal Bali Gede Pasek Suardika kepada Kabarnusa.com, Sabtu (12/3/2016).

Dalam kasus-kasus sebelumnya, Pasek mengaku sempat turun di Sidomulyo dan terakhir di Bali Nuraga, untuk memfasilitasi penyelesaian konflik.

“Nah yang ini (Terang Agung Tiyuh, Tulang Bawang Barat) beda. Ini premanisme yang sudah mengarah pada teror pada warga Balitrans,” tukasnya.

Karena itu, menurut Pasek, aparat harus melakukan pendekatan represif.

“Masak aparat kalah dengan preman? Tentu akan memalukan sekali kalau apara keamanan di Lampung tidak mampu menangkap pelaku dalam waktu dekat,” tegasnya lagi.

Mengapa demikian, karena pelakunya sudah dikenal. Apalagi, aparat tersebar dimana-mana, perlengkapan juga komplit.

Kata Pasek, kini tinggal niat baik dan mental saja, untuk menangkap pelakunya.

Dia berharap, jika dalam seminggu tidak tertangkap, maka pemimpin keamanan di sana layak diganti oleh Kapolri.

“Sebab jangan main-main dengan potensi kerawanan keamanan yang bisa merembet ke konflik yang lebih besar. Karena itu kasus premanisme maka bukanlah kasus konflik antar suku,” demikian Pasek. (rhm)

Artikel Lainnya

Terkini