Senator LaNyalla Ingatkan Tanggungjawab Negara terhadap Nasib Anak Yatim

Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengingatkan Negara harus memiliki tanggungjawab terhadap nasib anak yatim piatu.

18 April 2022, 03:47 WIB

Kesuksesan Nabi Muhammad SAW dalam menapaki hidup harus menjadi pemacu semangat para yatim piatu di mana pun berada. 

“Jangan berkecil hati menjadi yatim piatu, karena banyak orang-orang yang sukses juga berasal dari anak yatim piatu. Bahkan manusia pilihan Allah SWT, junjungan umat dan tokoh dunia, Nabi Muhammad SAW juga yatim piatu,” katanya menegaskan.

Nabi Muhammad SAW ditinggal wafat ayahnya saat Beliau masih dalam kandungan ibunya. Kemudian, Nabi Muhammad SAW ditinggal wafat ibunya saat beliau berusia 6 tahun.

Wacana Penundaan Pemilu, LaNyalla: Bisa Pecah Revolusi Sosial

Karena itu, Nabi Muhammad SAW mengatakan, siapa yang menyantuni dan memelihara anak yatim, maka dia akan dekat dengan Nabi di surga.

“Jadi, jangan bersedih. Tetap semangat menyongsong masa depan,” Senator LaNyalla dalam pesannya.

Anak yatim piatu tetap harus semangat menggantungkan cita-cita setinggi langit. Tak boleh sama sekali merasa minder atau rendah diri. 

Sektor Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Tetap Tumbuh Saat Pandemi Covid-19

Ia berharap Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasih tetap istiqomah menyantuni dan memelihara anak-anak yatim piatu, sehingga kerja ikhlas para pengurus yayasan menjadi amal jariyah yang diridhoi Allah SWT.

Ketua Panitia acara, Aldino Ramasyah mengatakan, Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasih didirikan pada tahun 2021. 

“Visi misi kami adalah di bidang sosial membantu yatim piatu dan dhuafa. Kegiatan sosial jadi program khusus dan rutin yang kami selenggarakan,” ungkapnya.

Ketua DPD RI LaNyalla dalam acara itu, didampingi Staf Khusus Sefdin Syaifuddin dan Staf Ahli Baso Juherman. Sementara Yayasan Ya Rahman Ya Rahim Al Waasi dihadiri Mahmud Salim Al-Habsy (Pemilik Yayasan) dan sejumlah Habaib di antaranya Habib Arif Al-Haddad, Habib Ahmad bin Muhammad Al-Haddad, Habib Muhammad bin Idrus, Habib Hamid bin Syekh Al-Haddad, Habib Muhajir bin Ali Al-Attas dan sejumlah tamu undangan lainnya. ***

Berita Lainnya

Terkini