Tanggul Sungai di Jembrana Banyak Jebol, Pemerintah Lambat Bersikap

8 Februari 2017, 00:03 WIB

IMG 20170206 WA0050

DENPASAR – Anggota Komisi III DPRD Bali Dr. Diah Werdhi Srikandi WS, menyoroti kondisi dengan banyaknya tanggul sungai di Kabupaten Jembrana, yang rusak parah. Bahkan ada beberapa tanggul yang sudah jebol beberapa hari yang lalu.

Salah satunya tanggul sungai di wilayah Samblong, Kecamatan Jembrana. Tanggul jebol itu hampir menimpa rumah warga. Pada 2 Februari lalu, Ia sudah turun langsung ke lokasi untuk meninjau tanggul jebol tersebut.

“Tanggul sungai yang jebol di Samblong hampir kena rumah warga. Sanggah sisa setengah meter lagi, itu bisa jatuh,” kata Diah Srikandi di Denpasar beium lama ini.

Selain meninjau tanggul jebol di Samblong, politisi PDIP dari Dapil Jembrana ini sebelumnya juga meninjau tanggul sungai yang mulai rusak di Yehembang Kangin. Bahkan jembatan di dekat tanggul tersebut, pada beberapa bagiannya sudah rusak.

“Yang di Yehembang Kangin sekarang nambah jebolnya. Masalah tanggul sungai jebol di Jembrana banyak yang sudah parah. Saya sudah cek dua lokasi (Tanggul di Samblong dan Yehembang Kangin, red),” kata Diah Srikandi.

Mantan Rektor Universitas Mahendradata ini mengaku, dirinya sudah berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Bali-Penida untuk segera memperbaiki tanggul jebol tersebut, namun responnya sangat lambat.

“Saya sudah koordinasi dengan pihak terkait tapi slow respon. Padahal saya selaku Dewan begitu ada keluhan masyarakat, saya langsung turun mengecek ke lokasi. Dewannya sudah fast respon (respon cepat) tapi instansi terkait slow respon (respon lambat).

Belum ada tindakan dari Balai Wilayah sungai. Padahal sudah saya sampaikan saat RDP (Rapat Dengar Pendapat) juga. Saat itu, pihak Balai Wilayah Sungai bilang akan dianggarkan dengan anggaran pusat tahun ini. Kemarin croscek ke Pebekel desa Yehembang Kangin, belum ada tindakan dari Bali Wilayah Sungai,” sesalnya.

Lebih lanjut Diah Srikandi mengatakan, Pemerintah seharusnya merespon cepat persoalan tanggul yang banyak jebol di Jembrana. Ia mengaskan akan mengawal perjuangan untuk memperbaiki tanggul-tanggul jebol tersebut.

Ia mengaku, kemarin sudah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Bali untuk bisa mengatasi persoalan tersebut. “Hari ini (kemarin) saya sudah koordinasi (lisan) dengan Kadis PU, sebaiknya bersurat. Kepala Balai Wilayah Sungai saya sudah info tapi belum ada respon. Tapi saya akan kawal terus ini, karena saya sudah lihat lokasinya.

Miris dan ngeri melihatnya. Kasihan warga. Seharusnya pemerintah perhatikan ini. Harus respon cepat menanggapi hal-hal yang disampaikan Dewan sebagai wakil rakyat, seperti masalah tanggul sungai ini. Warga sudah nerharap sekali ada perhatian pemerintah,” pungkas Diah Srikandi. (gek)

Artikel Lainnya

Terkini