Tim SAR Evakuasi Pendaki Gunung Agung yang Kelelahan

21 Oktober 2020, 16:46 WIB

Proses pencarian hingga terevakuasi berlangsung sampai dengan pukul
16.07 Wita. Target dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kepada
pihak keluarga./ist

Karangasem – Basarnas Bali melakukan evaluasi terhadal pendaki Gunung
Agung, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem yang mengalami kelelahan saat
dalam perjalanan menuruni Gunung pada Senin (19/10/2020) pagi sekitar pukul
07.20 Wita.

A.A. Ngurah Anom memulai pendakian dari Pura Kiduling Kreteg Desa Besakih, ia
sempat menginformasikan kepada keluarganya bahwa pada hari Selasa (20/10/2020)
pukul 01.00 Wita telah tiba di puncak gunung.

“Kami terima laporan permintaan untuk bantuan evakuasi tadi pukul 13.20 Wita
dari BPBD,” terang Gede Darmada, M.AP. selaku Kepala Kantor Basarnas Bali.

Menurut pernyataan dari pihak keluarga ketika sempat berkomunikasi, disebutkan
jika Ngurah Anom dalam keadaan lemas,perkiraan posisi target berada di
koordinat 8°21’50.02″S – 115°28’13.79″E yakni pada ketinggian 1469 Mdpl.

Sebanyak 9 personil dari Pos Pencarian dan Pertolongan Karangasem telah tiba
di Gunung Agung pukul 14.40 Wita dan selanjutnya berkoordinasi dengan aparat
setempat dan unsur SAR lainnya sebelum naik lakukan pencarian.

Proses pencarian hingga terevakuasi berlangsung sampai dengan pukul 16.07
Wita. Target dalam keadaan selamat dan langsung diserahkan kepada pihak
keluarga.

Darmada menghimbau kepada masyarakat agar memahami prosedur pendakian di
gunung sehingga tidak membahayakan keselamatan diri dan ia menegaskan jika
pendakian setidaknya dilakukan bersama-sama dan bukan perorangan.

Disamping itu harus siap dengan berbagai kemungkinan, maka diperlukan
perbekalan yang cukup dan kelengkapan medis.

“Setidaknya harus ada teman serta membawa minum cukup, makanan cadangan, juga
kelengkapan medis, dimana baju yang dipakai mampu melindungi tubuh dari udara
dingin,” jelasnya. (lif)

Artikel Lainnya

Terkini