Tutup Lomba PMR Wira X, Supriatna Minta Pelajar Buleleng Aktif Bantu Masyarakat

26 Oktober 2026, 08:40 WIB

Buleleng – Wakil Bupati Buleleng Gede Supriatna meminta anggota Palang Merah Remaja (PMR) aktif membantu masyarakat, terutama dalam kegiatan kemanusiaan, kesehatan, hingga penanganan bencana.

Hal itu disampaikan Supriatna saat menutup Lomba Palang Merah Remaja Tingkat Wira X yang digelar Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Buleleng di STIKES Buleleng, Sabtu (25/10/2026).

Menurut Supriatna, lomba PMR tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk menumbuhkan kepedulian sosial dan memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di kalangan pelajar.

“Yang paling penting adalah bagaimana meningkatkan rasa atau menguatkan nilai-nilai kemanusiaan dari masing-masing anggota PMR dan menguatkan semangat seluruh anggota PMR untuk bisa terlibat langsung dalam membantu setiap kegiatan dan persoalan yang ada di masyarakat,” ujarnya.

Supriatna yang juga menjabat Ketua PMI Kabupaten Buleleng itu berharap anggota PMR tidak hanya terlibat dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat.

Keterlibatan tersebut, kata dia, bisa dilakukan dalam berbagai kegiatan, mulai dari olahraga hingga kegiatan keagamaan dan adat di Buleleng.

“PMR bisa terlibat tidak hanya pada hal seperti bidang olahraga, mereka hadir kemudian pada kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh masyarakat termasuk kegiatan-kegiatan keagamaan adat di Buleleng ini mereka ikut berpartisipasi,” katanya.

Ia juga mengapresiasi antusiasme peserta yang mengikuti lomba selama tiga hari, pada 23-25 Oktober 2026. Meski belum seluruh SMA dan SMK di Buleleng berpartisipasi, jumlah peserta tahun ini dinilai patut diapresiasi.

“Walaupun masih ada beberapa SMA, SMK yang belum bisa mengikuti, tapi tingkat kepesertaan ini perlu diapresiasi. Bagaimana seluruh peserta yang begitu semangat selama 3 hari ini untuk mengikuti lomba-lomba yang diselenggarakan oleh PMI Kabupaten Buleleng ini,” ungkapnya.

Lomba PMR Wira X diikuti 25 SMA/SMK dengan total peserta hampir 350 orang. Setelah melewati berbagai mata lomba, SMAN 4 Singaraja berhasil meraih juara umum pertama.

Penutupan kegiatan ditandai dengan pencabutan kapak secara simbolis, didampingi Ketua STIKES Buleleng dan pengurus PMI Buleleng.

Supriatna turut menyampaikan terima kasih kepada anggota PMR yang selama ini membantu kelancaran kegiatan masyarakat sesuai dengan kemampuan mereka.

“Terima kasih untuk membantu kelancaran khususnya dari sisi yang mereka bisa tangani,” tutupnya. ***

Berita Lainnya

Terkini