​Waspada Berkendara Saat Musim Hujan, Astra Motor Bali Ajak Pengendara Utamakan Keselamatan

6 November 2026, 14:53 WIB

Denpasar – Turunnya hujan kerap memicu keinginan pengendara sepeda motor untuk mempercepat laju kendaraan agar segera tiba di tempat tujuan. Langkah tersebut justru berisiko tinggi memicu kecelakaan lalu lintas akibat kondisi jalan yang licin dan jarak pandang yang terbatas.

Astra Motor Bali melalui kampanye keselamatan berkendara Cari_Aman mengimbau masyarakat untuk lebih bijak, mempersiapkan diri dengan baik, serta menyesuaikan gaya berkendara saat menghadapi cuaca hujan di jalan raya.

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosept Klaudius, menegaskan keselamatan harus selalu menjadi prioritas utama pengendara di segala kondisi cuaca.

Menurutnya, kesiapan mental, kondisi fisik kendaraan, serta kepatuhan terhadap teknik berkendara yang aman memegang peranan vital untuk meminimalisasi potensi bahaya di jalan.

“Ketika hujan mulai turun, jangan terpancing untuk memacu kendaraan karena ingin cepat sampai. Kurangi kecepatan secara bertahap, jaga jarak, dan tetap tenang. Lebih baik meluangkan waktu untuk berhenti di tempat yang aman daripada memaksakan perjalanan,” ujar Yosept.

Sebagai panduan praktis bagi pengendara, Yosept memaparkan lima langkah penting yang harus diperhatikan demi menjaga keselamatan selama berkendara di musim hujan:

Pengendara diwajibkan menggunakan helm berstandar SNI dengan kaca pelindung yang bersih dari embun atau air hujan, gunakan jas hujan model setelan (baju dan celana) yang pas di badan guna menghindari risiko bagian pakaian yang menjuntai tersangkut pada rantai atau roda kendaraan.

Lakukan pemeriksaan rutin pada komponen vital kendaraan, seperti kedalaman dan tekanan angin ban sesuai standar pabrikan, performa sistem pengereman, serta fungsi seluruh lampu kendaraan mulai dari lampu utama, lampu belakang, hingga lampu sein.

Permukaan jalan yang basah menurunkan tingkat traksi ban, sehingga membutuhkan ruang pengereman yang lebih panjang. Pengendara diminta untuk mengurangi kecepatan, memperlebar jarak aman dengan kendaraan di depan, serta menghindari manuver mendadak seperti pengereman keras atau tikungan tajam.

Genangan air di jalan sering kali menyembunyikan lubang atau kerusakan aspal yang membahayakan. Jika kedalaman genangan tidak dapat dipastikan, pengendara disarankan mencari jalur alternatif yang lebih aman atau menepi sejenak.

Jika intensitas hujan kian lebat hingga mengganggu jarak pandang, segeralah mencari tempat beristirahat yang aman di luar badan jalan. Pastikan lokasi berhenti tidak mengganggu arus lalu lintas maupun aktivitas pejalan kaki.

Melalui edukasi dan imbauan berkala ini, Astra Motor Bali berharap tingkat kesadaran berlalu lintas di tengah masyarakat semakin meningkat.

Kampanye Cari_Aman diharapkan menjadi budaya positif yang diterapkan oleh setiap pengendara demi keselamatan bersama di jalan raya.

“Cari_Aman dimulai dari keputusan sederhana, seperti memastikan motor siap digunakan, memakai perlengkapan yang sesuai, dan mengetahui kapan harus menunda perjalanan. Sampai di tujuan dengan selamat harus selalu menjadi prioritas,” ujar Yosept.***

Berita Lainnya

Terkini