2015, XL Targetkan 23 Ribu Nelayan Pakai “mFish”

5 Agustus 2015, 06:33 WIB
XL mFish4
Presiden Direktur XL, Dian Siswarini, mengatakan, sejumlah aplikasi
layanan digital yang inovatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,
terutama masyarakat kecil agar bisa lebih produktif.

Kabarnusa.com – Dalam mendorong percepatan pembangunan di pelosok Tanah Air XL telah menyiapkan perluasan implementasi aplikasi untuk nelayan “mFish” ke berbagai daerah.

PT XL Axiata Tbk (XL) berkomitmen untuk mendukung program Desa Broadband Terpadu dan secara umum Program Indonesia Broadband Plan.

Selain Lombok dan Bali, untuk tahun ini juga XL sudah menyiapkan sejumlah lokasi penerapan baru di beberapa desa nelayan di Sulawesi Selatan, Jawa Tengah, dan Jawa Timur.

Dengan perluasan wilayah yang diharapkan bisa terealisasi hingga akhir 2015 tersebut, XL berharap akan bisa memberikan manfaat bagi lebih dari 23 ribu nelayan.

Presiden Direktur XL, Dian Siswarini, mengatakan, sejumlah aplikasi layanan digital yang inovatif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, terutama masyarakat kecil agar bisa lebih produktif.

Pihaknya tidak selalu mendasarkan pada hitungan bisnis. Yang terpenting lebih dulu bagaimana bisa menangkap kebutuhan masyarakat dan kita mampu menghadirkan aplikasi yang dibutuhkan.

“Saya yakin, jika masyarakat akhirnya sudah bisa menyadari betapa besar manfaat dari layanan digital, maka dengan sendirinya permintaan atas layanan digital akan datang dan terus tumbuh.” katanya dalam siaran pers diterima Kabarnusa.com Ravu (5/8/2015)

Seiring visi pemerintah untuk menyediakan “Desa Broadband Terpadu” di berbagai penjuru tanah air, aplikasi mFish dari XL saat ini telah memberikan manfaat bagi masyarakat nelayan di beberapa lokasi di Lombok dan Bali.

Aplikasi ini sudah akrab bagi kelompok nelayan di di Desa Pondok Perasi di Lombok Barat, Labuhan di Lombok Timur, Penuktukan di Singaraja, serta Tulamben di Bali.

Ada lebih dari 650 orang nelayan di daerah tersebut yang sudah merasakan manfaatnya.
Wilayah penerapan mFish yang baru akan meliputi tidak kurang dari 50 desa, yang berada di Kalimantan Utara, Kepulauan Riau, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, dan Papua.

Pada tahun 2016. Kementrian Kominfo akan ikut mendukung pengembangannya dengan antara lain menyediakan bantuan sekitar 100 ribu paket perangkat keras mFish, seperti antara lain berupa ponsel pintar, serta pengisi batre ponsel tenaga surya.

Dukungan lain berupa penyediaan 3.000  tenaga pendamping bagi nelayan, serta dukungan bagi pengembangan infrastruktur jaringan ke lokasi penerapan mFish.

Dalam mengembangkan mFish, XL sekaligus juga memanfaatkan potensi industri dalam negeri. Untuk penyediaan ponsel pintar bagi para nelayan, misalnya, XL menggunakan produk dalam negeri.

Demikian juga untuk penyediaan data terkait cuaca, XL juga memanfaatkan data-data dari Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). (gek)

Artikel Lainnya

Terkini