525 Ribu Kursi Disediakan KAI Daop 6 untuk Mudik Lebaran 2026

Selama 22 hari masa angkutan Lebaran, KAI Daop 6 menyiapkan 525 ribu tempat duduk tingkat okupansi 64 persen hingga medio Maret

14 Maret 2026, 16:45 WIB

Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta menyiapkan Posko Angkutan Lebaran 2026 untuk memastikan kelancaran perjalanan kereta api selama periode mudik dan arus balik.

Posko akan berlangsung selama 18 hari, mulai 13 hingga 30 Maret 2026, sementara masa Angkutan Lebaran ditetapkan sejak 11 Maret hingga 1 April 2026.

Executive Vice President (EVP) Daop 6 Yogyakarta Bambang Respationo menegaskan kelancaran perjalanan kereta api berperan penting dalam mendukung mobilitas masyarakat.

Seluruh petugas operasional, termasuk masinis, kondektur, prama/prami, dan customer service, telah disiapkan untuk memberikan pelayanan optimal sesuai standar operasional prosedur.

Manager Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menyampaikan, selama masa angkutan Lebaran, Daop 6 mengoperasikan 25 KA jarak jauh reguler dan 12 KA tambahan dari berbagai stasiun, termasuk Yogyakarta, Solobalapan, Lempuyangan, dan Purwosari.

Untuk mendukung keselamatan, diturunkan 43 personel ekstra, serta 685 tenaga keamanan yang berkolaborasi dengan TNI/Polri.

Selain itu, KAI Daop 6 menambah 125 petugas kebersihan, 28 customer service mobile, dan 35 tenaga kesehatan yang bertugas di enam pos kesehatan bekerja sama dengan rumah sakit mitra.

Pemeriksaan sarana dan prasarana juga dilakukan bersama Kementerian Perhubungan melalui ramp check guna memastikan kesiapan operasional kereta.

Selama 22 hari masa angkutan Lebaran, KAI Daop 6 menyediakan 525 ribu tempat duduk dengan tingkat okupansi mencapai 64 persen hingga pertengahan Maret.

Feni mengimbau masyarakat segera memesan tiket agar tidak kehabisan.

Ia menambahkan, alur pelayanan di stasiun tetap berjalan normal, hanya diperkuat dengan tambahan petugas ekstra serta koordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengantisipasi kemacetan di sekitar stasiun. ***

Berita Lainnya

Terkini