Anggap Musibah, Keluarga Ikhlaskan Kematian Korban Pentas Calonarang

22 Oktober 2015, 05:41 WIB
I Komang Ngurah Trisna Para Merta
(14) semasa hidup (foto:istimewa),

Kabarnusa.com
Pihak keluarga megikhlaskan kematian I Komang Ngurah Trisna Para Merta
(14), penari Rangda diduga tertusuk keris saat pentas Calonarang di Pura
Sari Jati Luwih, Desa Pakraman Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Jembrana,
meski polisi terus mengusut secara tuntas kasusnya.

Hingga
saat ini, pihak keluarga belum memiliki rencana menuntut pihak RSUD
Negara yang dianggap lalai dalam menangani korban, sehingga remaja putus
sekolah itu meninggal dunia.

“Kami tidak mau
memperpanjang kasus ini, kami kami sudah mengikhlaskannya (korban)
pergi,” ujar Gusti Ngurah Putu Mudiadi mewakili keluarga korban di
Jembrana, Rabu (21/10/2015).

Menurutnya, keluarga
mengganggap kematian korban asal Lingkungan Delod Bale Agung, Kelurahan
Tegalcangkring, Kecamatan Mendoyo, Jembrana, sebagai musibah tampa
disengaja dan tak terduga.

“Ini sudah takdir dari
korban dan tidak perlu diperpanjang lagi. Kami juga tidak akan menuntut
kepada pelaku yang menusuk korban, termasuk menuntut pihak rumah sakit,”
katanya.

Kendati begitu, keluarga juga mengharapkan kejadian tesebut kedepanya tidak terjadi lagi di Jembrana atau Bali umumnya.

Pihaknya mengharapkan, pemeran seni Calonarang dalam pementasannya, agar selalu memperhatikan faktor keselamatan. (dar)

Artikel Lainnya

Terkini