Arus Penumpang KA Lebaran di Daop 6 Yogyakarta Tembus 46 Ribu Orang

PT KAI mencatat sebanyak 46.155 penumpang naik dan turun di berbagai stasiun wilayah Daop 6 Yogyakarta hingga Kamis (19/3) pagi.

20 Maret 2026, 19:17 WIB

Yogyakarta–Memasuki hari ke-9 masa Angkutan Lebaran 2026, arus penumpang kereta api jarak jauh di wilayah Daop 6 Yogyakarta masih menunjukkan angka tinggi.

PT KAI mencatat sebanyak 46.155 penumpang naik dan turun di berbagai stasiun hingga Kamis (19/3) pagi.

Berdasarkan laporan sementara pukul 09.00 WIB, jumlah penumpang yang datang mencapai 23.102 orang, sedangkan yang berangkat tercatat 23.053 orang.

Angka ini masih dapat berubah seiring penjualan tiket yang berlangsung hingga malam hari.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, KAI Daop 6 menambah satu perjalanan kereta api tambahan Lebaran.

Dengan demikian, total terdapat 13 KA tambahan dari wilayah ini. Kereta tambahan terbaru melayani rute Solo Balapan–Gambir dengan jadwal keberangkatan pukul 23.20 WIB.

Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, menyatakan penambahan perjalanan dilakukan guna meningkatkan kapasitas angkut penumpang.

“Penambahan KA Tambahan Solo Balapan–Gambir ini sebagai upaya mendukung ketersediaan tempat duduk dan kenyamanan mobilisasi masyarakat selama arus mudik dan balik Lebaran,” ujarnya.

Hingga Kamis, masih tersedia 3.857 tiket dari wilayah Daop 6. Secara kumulatif, penjualan tiket Angkutan Lebaran periode 11 Maret–1 April 2026 telah mencapai 436.827 tiket atau 82 persen dari total kapasitas 533.270 tiket. Artinya, masih ada 96.619 tiket yang dapat dipesan.

Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, Klaten, Lempuyangan, Purwosari, dan Wates tercatat sebagai stasiun dengan volume kedatangan tertinggi.

Untuk keberangkatan, dominasi terjadi di Stasiun Yogyakarta, Solo Balapan, Lempuyangan, Purwosari, Klaten, serta Solo Jebres.

Feni mengingatkan masyarakat agar merencanakan perjalanan dengan baik, memastikan jadwal keberangkatan, serta mengatur waktu menuju stasiun agar tidak terburu-buru.

Ia juga mendorong masyarakat segera memesan tiket melalui kanal resmi seperti aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun mitra resmi lainnya.

Sebagai alternatif, KAI menawarkan fitur Connecting Train atau kereta persambungan bagi penumpang yang tidak mendapatkan tiket langsung.***

Berita Lainnya

Terkini