Astra Motor Bali Bersama Kepolisian Ajak Mitra Grab Utamakan Etika Berlalu lintas

20 Oktober 2020, 19:57 WIB

Diikuti oleh 32 mitra grab area Denpasar edukasi safety riding
berlangsung selama 1,5 jam yang banyak membahas mengenai etika
berlalulintas, disertai disiplin untuk mengikuti aturan lalu lintas,
Selasa (20/10/2020)/Astra Motor Bali.

Denpasar – Bersama pihak kepolisian, team safety riding Astra Motor
Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara secara daring melalui
webinar.

Manager Public Affair Grab Bali, I Ketut Dharma Jaya Kusuma, menyebutkan Mitra
Grab yang memiliki mobilitas tinggi di jalan raya untuk membantu masyarakat
baik dalam pengambilan dan pengantaran barang yang harus mengedepankan safety
riding degan aman.

Astra Motor Bali komitmen dan konsistensi dalam mendukung pemerintah untuk
mengembangkan budaya aman dan nyaman berkendara.

Diikuti oleh 32 mitra grab area Denpasar edukasi safety riding berlangsung
selama 1,5 jam yang banyak membahas mengenai etika berlalulintas, disertai
disiplin untuk mengikuti aturan lalu lintas, Selasa (20/10/2020).

“Penyebab utama kecelakaan lalulintas adalah pengendara lalai terhadap
ramu-rambu lalu lintas dan melanggar aturan di jalan raya,” ujar PS Kanit 1
Dikmas Subdit Kamsel Polda Bali Suarnawa.

Untuk di wilayah Denpasar saja sepanjang Januari-September sekitar 300 an
kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi dengan berbagai penyebab
diantaranya, menerima hp saat berkendara sehingga menggangu konsentrasi,
melanggar lampu merah, melebihi batas kecepatan saat berkendara dan lainya.

Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi
mengatakan bentuk komitmen untuk konsisten melakukan kampanye “Cari Aman”
terus dilakukan.

Mitra Grab memiliki fungsi yang sangat penting guna membantu masyarakat di
tengah kondisi yang harus di rumah sehingga memudahkan apabila ingin mengantar
ataupun mengirim barang maupun makanan.

“Melalui webinar ini semoga mitra grab lebih paham serta waspada dijalan raya,
persiapan sebelum berkendara sangat penting, dan konsentrasi untuk menganalisa
sebelum mengambil keputusan ketika berada di jalan raya menjadi tambahan
pengetahuan yang kami sampaikan saat webinar kali ini,” tutup Iswahyudi.
(riz)

Artikel Lainnya

Terkini