Bali Interfood 2023 Diharapkan Berdampak Positif bagi Pariwisata Indonesia

Sektor pariwisata di Indonesia khususnya di Pulau Bali diharapkan segera pulih bangkit melalui ajang pameran Bali Interfood 2023. .

7 September 2023, 22:27 WIB

Badung – Gelaran Bali Interfood 2023 diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata di Indonesia khususnya di Pulau Bali.

Harapan itu disampaikan CEO Krista Exhibitions, Daud Dharma Salim dalam sambutannya saat pembukaan Bali Interfood 2023 yang berlangsung di BNDCC Nusa Dua, Badung 7 – 9 September 2023.

Pameran resmi dibuka di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali, Kamis (7/9/2023) berlangsung hingga Sabtu 7 September 2023

Bali interfood 2023
Pameran Bali Ientefood 2023 resmi dibuka di Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC) Bali, Kamis (7/9/2023) berlangsung hingga Sabtu 7 September 2023/dok.Kabarnusa

Bali Interfood 2023 dilangsungkan bersamaan dengan Bali Hotel & Tourism, Bali Cofee Expo, Bali Wine & Spirit dan Bakery Indonesia Expo dan Pameran The 3rd Indonesia Licensing Expo (ILE) 2023.

Lebih lanjut Daud Dharma Salim menjelaskan, Bali menjadi kota kedua yang menjadi tempat pameran internasional makanan dan minuman Bali (Bali Interfood) dengan melibatkan 110 perusahaan termasuk 40 UMKM yang turut memamerkan produk-produknya.

Pada puncaknya pameran akan berlangsung pada tanggal 8-11 November 2023 di Ji Expo Kemayoran Jakarta dengan tema SIAL (Salon International de l’alimentation).

Daud.D Salim mengungkapkan, Bali Interfood 2023 diharapkan menjadi sarana yang bermanfaat bagi pelaku usaha khususnya di bidang pengolahan makanan dan minuma.

Selain itu, pendukung lainnya dalam meningkatkan daya saing produk makanan dan minuman yang merupakan industri yang berpengaruh bagi pariwisata Indonesia khususnya Bali.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman juga memberikan dukungan penuh.

Kata Adhi S Lukman, APMMI mendukung diadakannya pameran Interfood Bali oleh PT. Krista Exhibitions yang telah memiliki pengalaman mengadakan berbagai pameran internasional di Indonesia, termasuk SIAL Interfood di Jakarta.

Harapannya, industri pangan olahan khususnya di Bali dan sekitarnya, dapat memperoleh manfaat yang sebesar-besarnya dari pameran ini.

Hal itu, sekaligus membina relasi bisnis baru, mengetahui inovasi-inovasi terkini guna membangun industri pangan yang kreatif dan berdaya saing tinggi.

Susanty Widjaya selaku Ketua Umum Asosiasi Lisensi Indonesia (ASENSI) Susanty Widjaya yang juga Ketua Kuliner DPP Kadin Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia mengungkapkan, Bali dipilih sebagai salah satu rangkaian road show setelah Surabaya karena yakin dan percaya dengan mulai pulihnya Bali.

Mengacu data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali mencatat, kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali pada semester 1 2023 tembus di angka 2,3 juta wisman atau meningkat hingga 534,02 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama di 2022 yang angka kunjungan hanya 371.323 wisman.

Dijelaskan, meningkatnya pertumbuhan perekonomian Bali di Triwulan II sebesar 6.96%, Indeks Persepsi Pelaku Usaha yang masih tumbuh sebesar 8,8% dibandingkan triwulan sebelumnya yang hanya mencapai 4.4%.

Juga adanya berita menggembirakan dan membanggakan datang di akhir tahun 2022 lalu dengan terpilihnya Pulau Bali sebagai pilihan Terpopuler Kedua Destinasi Dunia dan Bali menjadi Destinasi Wisata International dengan reputasi positif.

“Ini tentunya dapat lebih menciptakan dan menumbuhkan bisnis kuliner bagi para pelaku usaha merek lisensi dan waralaba lokal dan internasional, yang akan membantu pertumbuhan dan percepatan pemulihan ekonomi nasional,” tutur Susanty Widjaya.

Serangkaian acara akan diadakan dalam Bali Interfood 2023 ke-5 diantaranya seminar dan workshop bersama Embassy Chocolate, Beans to Bar Chocolate of Indonesia, Indonesia Coffee Art Battle – Liga Kopi (ICC League) SCAI, Cooking & Baking Demo bersama chef ternama, Traditional Cooking with Modern Utilities (Lotus Food), “Butchery” Teknik Memotong Daging (Lotus Food), Wine Class & Programme (Hatten Wine) dan masih banyak seminar maupun kelas yang dapat diikuti oleh pengunjung.

Pembukaan Bali Interfood 2023 dilakukan ‘

Ketua PHWI Bali Prof. Dr. Ir. Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati, M.Si (Cok Ace) membuka resmi pameran.

Pihaknya mengapresiasi penyelenggaraan Bali Interfood ke-5 setelah hampir 4,5 tahun Bali terpuruk oleh pandemi.

“Ini era baru yang berdampak pada sisi kehidupan termasuk pariwisata,” tegas Wagub Cok Ace.

Pada pembukaan ditandai pemotongan pita secara bersama-sama, dilanjutkan dengan mengunjungi berbagai stand makanan dan minuman (Mamin) yang menawarkan produk-produknya dengan harga diskon. ***

Artikel Lainnya

Terkini