Denpasar – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali mencatat peningkatan trafik penumpang dan pesawat selama 10 hari pelaksanaan Posko Angkutan Lebaran 2026/1447 H.
Total pergerakan penumpang di Bandara Ngurah Rai mencapai 595 ribu orang, naik 4% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Sementara itu, pergerakan pesawat udara mencapai 3.623 penerbangan, tumbuh 5%.
General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Nugroho Jati, menegaskan operasional penerbangan dan layanan kebandarudaraan berjalan lancar dan optimal sepanjang periode sibuk ini.
“Puncak arus kedatangan tercatat pada Rabu, 18 Maret, dengan 71.442 penumpang dan 412 pergerakan pesawat,” sebutnya dalam keterangan tertulis.
Adapun puncak arus balik diproyeksikan terjadi pada Sabtu, 28 Maret, dengan estimasi 73 ribu penumpang.
Rute domestik tersibuk selama periode Lebaran adalah Tangerang (CGK), Surabaya (SUB), dan Lombok Praya (LOP).
Untuk rute internasional, destinasi utama adalah Singapura (SIN), Kuala Lumpur (KUL), dan Perth (PER).
Hingga 22 Maret, bandara telah melayani 104 penerbangan tambahan dari total 144 pengajuan, dengan rute terbanyak Denpasar–Tangerang, Denpasar–Surabaya, dan Denpasar–Semarang.
Selain memastikan kelancaran operasional, manajemen InJourney Airports juga menghadirkan berbagai aktivasi tematik Lebaran.
Pada 14 Maret, penumpang disambut dengan kejutan hampers di area bagasi, sementara pada 20 Maret digelar pertunjukan Middle East Dance di terminal domestik dan internasional.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen bandara untuk menghadirkan pengalaman berkesan bagi pengguna jasa menjelang Idulfitri. ***

