Bupati Eka Terus Bangun Harmonisasi Antar Umat Beragama di Tabanan

20 Maret 2017, 21:38 WIB

GKPB

TABANAN – Bupati Ni Putu Eka Wiryastuti selalu menekankan pentingnya kepedulian terhadap keharmonisan umat beragama yang selalu dipupuk dan ditumbuh-kembangkan hingga generasi berikutnya.

Hal itulah yang manghantarkan Bupati Eka hingga berhasil menyabet penghargaan Harmony Award beberapa waktu yang lalu, di Jakarta. Untuk selalu menjaga keharmonisan tersebut, yang mana Tabanan dikenal dengan mayoritas masyarakat yang memeluk Agama Hindu yang syarat dengan adat dan budaya.

Untuk itu, Bupati Eka sangat “Welcome” terhadap Umat beragama lainnya. Hal itu ditunjukan Bupati Eka saat menerima perwakilan dari Gereja Kristen Protestan Bali (GKPB), Senin (20/3/17) di ruang Kerjanya. Didampingi Sekkab Tabanan I Nyoman Wirna Ariwangsa.

“Namanya juga Bupati Harmony, jadi kami sangat welcome dengan umat beragama lainnya selain dari mayoritas masyarakat kami. Apalagi datang secara baik dan santun serta mementingkan kepentingan rakyat,” ungkap Bupati Eka.

Kedatangan GKPB Bali berjumlah 3 orang yakni, Gusti Suarjana, Bhisop Nengah Suma dan Feryyudi bertujuan untuk menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Ceria GKPB Bersama Katagorial Sehari”.

Kegiatan ini direncanakan akan dilangsungkan di Lapangan Alit Saputra, Dangin Carik, Tabanan. Pada tanggal 8 juli 2017. Bupati Tabanan diharapkan bisa datang dan mendukung kegiatan tersebut. Pihaknya berharap Bupati Eka membantu dengan Tarian Okokan dan Tari Sekar Sandat Serasi untuk melengkapi susunan kegiatan

“Tanpa dukungan Ibu Bupati ini tidak akan berjalan dengan lancar, kami mohon dukungan agar kegiatan bisa terlaksana dengan lancar. Kami telah mempersiapkan 5 ribu umat kami di Bali untuk berpartisipasi dalam acara ini,” imbuhnya.

Berbagai lomba digelar dengan kategori anak-anak, remaja, orang-tua dan Ibu Ibu, dan kami juga akan melakukan pemeriksaan mata gratis dan ceramah merawat diri pada Lansia. Serta acara ini terbuka untuk umum.

Dengan anggaran sebesar Rp. 25 Juta sehingga pihak panitia memohon bantuan Pemkab Tabanan. Bupati Eka mengaku siap dengan apa yang dimohonkan oleh pihak GKPB. Dia mempersilahkan menggunakan lapangan Alit Saputra.

“Asal, sebelum dan sesudah kegiatan dilakukan kerja bhakti, minimal bersih-bersih di areal lapangan supaya tidak kotor,” himbau Bupati Eka kepada pihak GKPB. Dirinya welcome dengan kedatangan umat lain, apalagi dibuatkan acara seperti ini. Terlebih dijelaskan akan diadakan berbagai lomba untuk anak-anak, remaja, orang tua dan Ibu-Ibu.

“Ini merupakan kegiatan yang sangat positif sekali. Dan Saya harapkan agar umat Kristen di Bali dengan adanya kegiatan ini, rasa cinta dan kasihnya bisa lebih dipupuk lagi dan lebih bagus lagi kedepannya,” tegas Bupati Eka.

Orang nomor satu di Tabanan ini juga menganjurkan agar di dalam kegiatan tersebut melibatkan Mobil Sehat yang dimiliki Kabupaten Tabanan. Tidak etis, hanya memeriksa mata saja sedangkan tubuh dan yang lainnya juga perlu perawatan, jelasnya.

Tabannan punya Mobil Sehat dan dilengkapi dengan Dokter Umum dan Dokter Gigi serta alat untuk pemeriksaan kanker serviks bagi Ibu-Ibu. Dan sudah tentu ditunjang juga dengan tim medis yang mumpuni yang kami miliki. “Utamakanlah gotong-royong didalam kegiatan ini serta selalu koordinasikan dengan Pemda,” tutupnya. (gus)

Artikel Lainnya

Terkini