Cerita Bocah SD di Jembrana yang Kerap Alami KDRT

24 Oktober 2015, 19:00 WIB
(ilustrasi/net)

Kabarnusa.com- Ni Kade CAA (10), siswa kelas 5 SDN 2 Tegal Badeng yang menjadi korban penganiayaan bapaknya sendiri ternyata sering mendapat perlakukan kasar dari kedua orang tuanya.

Bahkan siswi berwajah manis asal Lingkungan Ketugtug, Kelurahan Loloan Timur, namun tinggal mengontrak bersama orang tuannya di BTN Tegal Badeng Timur, Kecamatan Negara, Jembrana, Bali ini sering matanya lebam dan mulutnya berdarah karena dihajar kedua orang tuannya.

“Korban memang sering dianiaya kedua orang tuannya. Semua tetangga juga tahu karena jika korban mendapat perlakukan kasar selalu menjerit dan nangis,” terang Hery, tetangga korban, Sabtu (24/10/2015).

Menurut Hery, hampir tiap hari korban mendapat perlakukan kasar dari kedua orang tuannya. Bahkan korban pernah ke sekolah dengan kondisi mata bengkak dan bibir berdarah karena dipukul oleh bapak dan ibunya.

“Tetangga sudah sering memperingatkan kedua orang tuannya agar jangan kasar terhadap anak, tapi siapapun yang mengingatkan selalu dimusuhi,” sambung Hery.

Bahkan menurut Hery beberapa tahun yang lalu dirinya pernah menegur dan mengingatkan bapak korban karena menganiaya korban.

Namun bapak korban tidak terima dan melaporkan dirinya ke polisi atas tuduhan mencampuri urusan rumah tangga orang lain.

“Karena saya dilaporkan padahal niat saya baik, akhirnya saya cuek saja meskipun saya lihat pelaku menganiaya anaknya. Tapi karena terlalu sering berbuat kasar kepada anaknya, terpaksa saya laporkan perbuatannya ke polisi,” tutur Hery..

Hal senada juga diungkapkan korban saat sejumlah warga menanyai korban pagi tadi di sekolahnya. Korban mengaku memang sering mendapat perlakukan kasar dari kedua orang tuannya.(dar)

Artikel Lainnya

Terkini