Gandeng YPI Al-Azhar Indonesia, PermataBank Optimalkan Layanan Perbankan Syariah Bagi Pendidikan

15 Oktober 2020, 00:00 WIB

Penandatanganan MoU ini dilakukan Herwin Bustaman, Direktur PermataBank
Syariah beserta Sobirin, Ketua Umum YPI Al-Azhar Indonesia dan Bapak
Sentot Imam Suwaji – Sekretaris YPI Al Azhar Indonesia di Jakarta/ist

Jakarta – Guna lebih mengoptimalkan layanan perbankan syariah bagi
dunia pendidikan diTanah Air PermataBank Syariah menjalin kerja sama dengan
YPI Al-Azhar Indonesia.

Kerja sama antara PermataBank Syariah dan YPI Al-Azhar Indonesia akan
menyediakan berbagai fasilitas perbankan dan pendidikan yang holistik serta
modern, melalui program-program yang menguntungkan bagi grup.

Sesuai visinya untuk terus memperluas berbagai layanan perbankan Syariah di
Indonesia, hari ini PermataBank Syariah dan Yayasan Pesantren Islam Al-Azhar
Indonesia (YPI Al-Azhar Indonesia) menjalin kerja sama yang ditandai dengan
penandatanganan MoU (Memorandum of Understanding).

Penandatanganan MoU yang dilaksanakan hari ini bertujuan untuk meningkatkan
penetrasi perbankan Syariah di dunia pendidikan.

PermataBank Syariah berupaya mewujudkan visi tersebut dengan menggandeng YPI
Al-Azhar Indonesia sebagai salah satu institusi pendidikan muslim terbesar dan
terbaik di Indonesia dengan komunitas dan ekosistemnya yang sangat luas.

Penandatanganan MoU ini dilakukan Herwin Bustaman, Direktur PermataBank
Syariah beserta Sobirin, Ketua Umum YPI Al-Azhar Indonesia dan Bapak Sentot
Imam Suwaji – Sekretaris YPI Al Azhar Indonesia di Jakarta.

Pertumbuhan kebutuhan perbankan Syariah di Indonesia terus meningkat dari
tahun ke tahun, dibuktikan dengan rata-rata pertumbuhan aset Syariah sejak
tahun 2017 hingga 2019 sebanyak 14%, angka ini jauh lebih besar dibanding
pertumbuhan perbankan konvensional sebesar 8% (sumber: Data Statistik
Perbankan Syariah OJK per Desember 2019).

Pertumbuhan perbankan Syariah di masa pandemi Covid-19 pun jg masih jauh lebih
baik 10% per Juli 2020 dibandingkan dgn periode yang sama tahun lalu sedangkan
perbankan konvensional tumbuh hanya 5.7%.

Fenomena ini dirasakan juga oleh PermataBank Syariah yang mencatat pertumbuhan
laba bersih sebesar 226 miliar pada bulan Juni 2020 – tumbuh hampir 52% jika
dibandingkan pada periode yang sama tahun lalu (sumber: Publikasi Laporan
Keuangan PermataBank).

Karenanya, PermataBank Syariah berkomitmen untuk terus melakukan inovasi demi
menghadirkan pelayanan perbankan Syariah yang lebih relevan, terjangkau dan
mempermudah masyarakat Indonesia dalam bertransaksi perbankan.

Direktur PermataBank Syariah Herwin Bustaman mengatakan kerja sama yang sudah
terjalin baik sejak tahun 2017, meyakinkannya untuk memperluas kerja sama
tersebut ke jenjang berikutnya yang meliputi area bisnis perbankan,
pendidikan, dan juga sosial.

Dari sisi inovasi kami telah mempersiapkan produk perbankan Syariah modern dan
inovatif seperti PermataMobile X, PermataNet, fitur API, Virtual Account,
Permata e-Business, guna menyediakan berbagai fasilitas perbankan digital yang
lengkap, aman, dan terpercaya.

“Melalui kerja sama ini saya harapkan semakin banyak lagi nasabah perbankan
Syariah yang bisa mendapatkan kemudahan dan keamanan bertransaksi melalui
inovasi yang kami miliki, dimulai dengan anggota komunitas & ekosistem YPI
Al-Ahzar Indonesia,” Bustaman menegaskan.

Sementara, Ketua Umum YPI Al-Azhar Sobirin menyambut baik dan sangat optimis
dengan kerja sama ini.

“Kepercayaan yang diberikan PermataBank Syariah tentunya akan memberi dampak
positif terhadap komunitas YPI Al-Azhar serta masyarakat sekitar. Sinergi ini
membuat kami merasa dibantu dan dimudahkan dalam transaksi perbankan, terutama
bagi komunitas dan peserta didik kami,” tegasnya.

Kolaborasi ini merupakan bukti komitmen PermataBank Syariah yang sudah
terbukti mampu menggarap berbagai segmen perbankan mulai dari korporasi,
komersil, SME, dan ritel untuk memajukan produk jasa keuangan Syariah yang
handal dan profesional, serta ikut andil dalam memajukan pendidikan Indonesia.
(rhm)

Artikel Lainnya

Terkini