Jakarta – Sejalan dengan semangat Hari Sumpah Pemuda (28/10), PT Astra International Tbk (Astra) memberikan apresiasi kepada generasi muda inspiratif melalui 17th Semangat Astra Terpadu Untuk (SATU) Indonesia Awards.
Pada kesempatan yang sama, Astra meluncurkan Program Kontribusi Sosial 70 Tahun Astra sebagai wujud komitmen perusahaan untuk terus berkarya dan tumbuh bersama Indonesia.
Acara yang berlangsung di Catur Dharma Hall, Menara Astra Sudirman, dihadiri oleh Presiden Direktur Astra Rudy beserta jajaran direksi, dewan juri SATU Indonesia Awards, para finalis, pimpinan media massa, serta undangan lainnya.
Selaras dengan tema HUT ke-70 Astra, “Berkarya dan Tumbuh Bersama Indonesia”, inisiatif para penerima apresiasi diharapkan memberi manfaat berkelanjutan bagi masyarakat dan lingkungan.
Presiden Direktur Astra, Rudy, menegaskan, “Harapan kami, inisiatif-inisiatif ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak masyarakat Indonesia yang merasakan manfaatnya. Kami juga berharap apa yang telah kami lakukan dapat diamplifikasi oleh banyak pihak sehingga dampaknya dapat dirasakan lebih luas.”
Jumlah peserta 17th SATU Indonesia Awards tahun ini mencapai 19.155 generasi muda, meningkat 8% dibandingkan tahun sebelumnya. Setelah melalui proses seleksi, terpilih 10 finalis yang kemudian dipilih menjadi lima penerima apresiasi di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, kewirausahaan, dan teknologi.
Kesehatan : dr. Andi Rizki Tenryayu dari Bone, Sulawesi Selatan, dengan program Gerakan Intervensi Gizi Menuju Zero Stunting (GIZI, GO!) yang berhasil menurunkan angka stunting hingga 45%.
Pendidikan : Hari Novar dari Pekanbaru, Riau, melalui Indonesian Youth Education & Social (IYES) Mengajar yang memberdayakan ratusan relawan untuk mengajar di desa terpencil.
Lingkungan : Ahmad Fahrezi dari Boyolali, Jawa Tengah, dengan Gumregah Nata Bumi yang mengolah 2 ton limbah pasar per hari menjadi pupuk, meningkatkan hasil panen hingga 40%.
Kewirausahaan : Afif Alfianto dari Kebumen, Jawa Tengah, yang memberdayakan perempuan desa Karangduwur mengolah biji tamanu menjadi minyak kosmetik, meningkatkan pendapatan hingga 40%.
Teknologi : Feri Ramanda dari Medan, Sumatra Utara, dengan Farmloka, sistem peternakan berbasis IoT dan AI yang digunakan oleh 824 peternak dengan hasil panen naik 93%.
Selain kategori umum, Astra juga memberikan apresiasi kepada empat Desa Sejahtera Astra : Desa Sukaluyu, Karawang, Jawa Barat dengan integrasi layanan kesehatan siklus hidup. Desa Karangjengkol, Purbalingga, Jawa Tengah dengan program Griya Petualang Indonesia sebagai ruang belajar berbasis pengalaman. Desa Purwodadi, Malang, Jawa Timur dengan program Laut Lestari, Masa Depan Berseri untuk melestarikan ekosistem laut. Desa Tanjuang Bonai, Tanah Datar, Sumatra Barat dengan program Koperasi Ragam Kopi Nusantara berbasis agroforestri dan adat Minangkabau.
Para penerima apresiasi berhak atas dana pembinaan Rp65 juta serta kesempatan mengikuti program pengembangan bersama Astra.
Dalam rangka HUT ke-70, Astra meluncurkan tujuh inisiatif kontribusi sosial yang menargetkan 700 Desa Sejahtera Astra di tujuh pulau Indonesia. Program ini mencakup revitalisasi 700 posyandu, sekolah, dan bank sampah, serta target Desa Sejahtera Astra Go Global.
Boy Gemino Kalauserang, Executive in Charge Astra sekaligus Ketua Panitia HUT ke-70 Astra, menyampaikan, “Melalui SATU Indonesia Awards dan program Kontribusi Sosial 70 tahun Astra, kami ingin terus mendorong kolaborasi antara generasi muda, komunitas, dan berbagai pemangku kepentingan untuk menciptakan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Hingga kini, lebih dari 16 juta masyarakat telah menerima manfaat dari berbagai inisiatif Astra, termasuk program Desa Sejahtera Astra yang menjangkau lebih dari 1.500 desa di 35 provinsi. Semangat ini sejalan dengan cita-cita Astra untuk mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) Indonesia dan terus berkarya bersama bangsa.***

