Hadiri HUT ke-25 di Pura Agung Besakih, Wagub Apresiasi Transformasi dan Kepedulian Sosial

25 Oktober 2026, 20:38 WIB

Karangasem – Wakil Gubernur Bali I Nyoman Giri Prasta mengajak seluruh anggota Laskar Bali Shanti menjadikan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kedamaian, dan meningkatkan pengabdian kepada masyarakat, Jumat (23/10).

Dalam sambutannya di Wantilan Pendopo Sri Kesari Warmadewa, Pura Agung Besakih, Wagub Giri Prasta menekankan perjalanan organisasi selama seperempat abad harus menjadi landasan untuk mematangkan karakter dan memperkuat kontribusi positif bagi masyarakat Bali.

“Santi itu adalah damai. Apa pun yang terjadi, kita ingin tetap damai. Saya sangat mengapresiasi transformasi Laskar Bali Shanti yang terus berproses menjadi organisasi yang mengedepankan kedamaian dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Wagub Giri Prasta.

Wagub Giri Prasta mengapresiasi kiprah Laskar Bali Shanti yang aktif dalam kegiatan sosial, kemanusiaan, serta menjaga keamanan desa adat.Ia menilai peran tersebut memperkuat posisi organisasi sebagai mitra pemerintah dan masyarakat.

Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada tokoh organisasi, khususnya Ajik Alit (Anak Agung Ketut Suma Wedanta) dan Ajik Suma (Anak Agung Gede Agung Suma Widana) atas dukungan dan kebersamaan yang telah terjalin.

“Terima kasih kepada Ajik Alit, Ajik Suma, seluruh pengurus, dan semeton sami. Saya bisa berdiri seperti sekarang ini juga tidak terlepas dari dukungan dan kebersamaan saudara-saudara semua,” ungkapnya.

Dalam arahannya, Wagub Giri Prasta menegaskan pentingnya menjaga identitas Bali di tengah arus globalisasi. “Bali harus tetap menjadi Bali dalam bentuk fisik dan jiwanya, serta simbol-simbol dan nilai-nilai hidup yang mengakar dalam keseharian kita,” tegasnya.

Ia menekankan menjaga Bali harus dilakukan dengan kecerdasan, etika, dan kepatuhan terhadap hukum, bukan semata-mata emosi.

Perayaan HUT ke-25 Laskar Bali Shanti diisi dengan berbagai kegiatan sosial : Donor darah & pelepasan burung merpati (3 Oktober 2026) sebagai simbol kepedulian kemanusiaan. Bakti sosial serentak di seluruh kabupaten/kota Bali (18 Oktober 2026). Penyerahan bantuan berupa paket kebutuhan pokok dan uang tunai kepada 33 pemangku di Pura Agung Besakih.

Pada kesempatan tersebut, Wagub Giri Prasta juga menyerahkan bantuan pribadi sebesar Rp 50 juta sebagai bentuk dukungan terhadap pengabdian sosial organisasi.

Daerah sesepuh sekaligus Ketua Dewan Pengawas DPP Laskar Bali Shanti, Ajik Alit, mengajak anggota menjadikan HUT ke-25 sebagai momentum introspeksi diri dan memperkuat persaudaraan.

“Semakin besar organisasi, semakin besar pula tanggung jawab. Mari kita jaga solidaritas dan rendah hati demi kepentingan bersama,” pesannya.

Wakil Bupati Karangasem Wayan Pandu Prapanca Lagosa menekankan pentingnya menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat. Ia berharap Laskar Bali Shanti terus berperan positif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Bali.

Menutup arahannya, Wagub Giri Prasta berharap Laskar Bali Shanti terus menjadi bagian dari solusi atas persoalan masyarakat.

“Kedewasaan organisasi tidak diukur dari usia, tetapi dari kemampuannya menjaga ketertiban, merawat persaudaraan, menghormati hukum, serta memberi manfaat bagi lingkungan,” ujarnya.

Dengan menjunjung tinggi nilai kedamaian, persatuan, dan kearifan lokal, Laskar Bali Shanti diharapkan terus berkontribusi dalam mewujudkan Bali yang aman, harmonis, dan ajeg.***

Berita Lainnya

Terkini