Ini Alasan Matt Berulah dalam Pesawat Virgin Australia

26 April 2014, 13:41 WIB
pembajak+viirgin
Matt Christopher (Foto:Tempo.co)

KabarNusa.com, Denpasar – Ulah
nekat Matt Christoper saat menumpang pesawat Virgin Australia (VA041)
lantaran dirinya tengah kalut dengan masalah keluarga karena kehilangan
kontak dengan sang istri sehingga dia menggedor-gendor pintu kokpit.  

 

Saat
menjalani pemeriksaan kondisi fisiknya lemah, psikologisnya juga drop.
Karenanya pria yang berprofesi sebagai kontraktor itu meminta bantaun
kru labin mengambil tas miliknya.

Dia sebelumnya, sempat menenggak minuman ringan coca cola, 4 butir panadol serta minuman suplemen jenis voltaren.

“Dia butuh obat dan minuman yang ada dalam tasnya,” jelas Kabid Humas Polda Bali AKBP Heri Wianto dihubungi Sabtu (26/4/2014).

Karena tidak mendapat respons, Matt berjalan mendekati pintu pembatas ruang kokpit. Diapun  menggedor-gedor pintu kokpit.

Melihat itu, pramugari mendekati dan memintanya kembali ke belakang tempat duduknya di kursi seat nomor 30 A.

Hanya
saja, lantaran kondisinya fisik dan psikologinya lagi drop, dia lupa
dengan tempat duduknya malah kembali ke pintu kokpit sembari
menggedor-gedor pintu.

Awak kru mencoba menenangkan Matt sampai
kemudian karena merasa situasinya membahayakan pilot menekan tombol
Hijack menandakan pesawat dalam kondisi sedang dibajak.

Heey
mengungkapkan, labilnya kondisi kejiwaan Matt lantaran sejak tiga minggu
lalu putus kontak dengan istrinya yang berada di Bali.

“Kedatangannya ke Bali mencari isterinya,” kata Hery menambahkan.

Selama ini, Matt sudah beberapa kali pergi ke Bali terlebih, ayahnya diketahui juga telah menetap di Bali.

Hingga kini, polisi terus berusaha menghubungi istri Matt dan orang tuanya namun belum bisa nyambung.

Diketahui pula, Matt memiliki sebuah vila di daerah Canggu Kecamatan Kuta Utara Kabupaten Badung.

Artikel Lainnya

Terkini