Kanwil DJP Bali Perluas Program Inklusi Kesadaran Pajak ke Tingkat SMP

24 September 2026, 15:18 WIB

Denpasar  – Upaya menanamkan karakter sadar pajak sejak dini terus diperkuat oleh Kanwil DJP Bali. Melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan enam Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Denpasar, program inklusi kesadaran pajak kini resmi diperluas ke jenjang pendidikan menengah pertama (22/9).

Enam sekolah mitra yang bergabung dalam program ini adalah SMP Negeri 1 Denpasar, SMP Negeri 3 Denpasar, SMP Negeri 7 Denpasar, SMP Negeri 10 Denpasar, SMP Saraswati 1 Denpasar, dan SMP Nasional Denpasar.

Perluasan ini tindak lanjut dari kerja sama antara Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui PKS Nomor PRJ-05/PJ/2026 dan Nomor 84/VII/PKS.01/2026.

Kanwil DJP Bali telah menjalin kerja sama dengan 32 perguruan tinggi dan sembilan sekolah menengah atas sebagai mitra inklusi. Tahun ini, cakupan diperluas ke jenjang SMP agar edukasi perpajakan semakin merata di kalangan pelajar.

Dalam sambutannya, Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, menyampaikan apresiasi kepada para kepala sekolah yang bersedia menjadi mitra.

Pajak memiliki peran penting dalam kehidupan bernegara. Kesadaran mengenai peran dan pentingnya pajak tidak dapat dibangun secara instan, melainkan perlu ditanamkan secara bertahap melalui dunia pendidikan. Dengan kerja sama ini, kami berharap generasi muda memahami pajak bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai bentuk gotong royong membangun negeri,” ujar Darmawan.

Darmawan menambahkan manfaat pajak dapat dirasakan masyarakat melalui berbagai fasilitas publik, seperti pembangunan dan pemeliharaan jalan. Ia juga menyinggung konsep free rider, yakni kondisi ketika seseorang menikmati fasilitas publik tetapi tidak memenuhi kewajiban perpajakannya.

Menurutnya, pemahaman ini penting diperkenalkan sejak dini agar peserta didik memiliki pengetahuan perpajakan ketika dewasa dan mulai memperoleh penghasilan.

Sebagai bagian dari program, mitra inklusi diberikan bimbingan teknis oleh Penyuluh Pajak Kanwil DJP Bali serta sharing session dari SMK Wira Bhakti Denpasar, salah satu sekolah yang telah lebih dulu melaksanakan program inklusi kesadaran pajak.

Kegiatan ini dihadiri oleh kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru Bahasa Indonesia, serta guru Pendidikan Kewarganegaraan dari enam sekolah mitra.

Kanwil DJP Bali berharap sinergi antara pemerintah, dunia pendidikan, keluarga, dan masyarakat dapat menyiapkan generasi muda yang unggul dalam pengetahuan, keterampilan, serta memiliki karakter dan kepedulian pajak untuk berkontribusi bagi bangsa dan negara.***

 

Berita Lainnya

Terkini