Pertamina Patra Niaga Perkuat Pasokan dan Operasional untuk Percepat Pemulihan Layanan BBM di Bali

14 Oktober 2026, 23:11 WIB

Denpasar – PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus mengoptimalkan berbagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali, Rabu (14/10).

Upaya ini dilakukan secara terpadu melalui penambahan pasokan hingga 57,9 juta liter BBM, penambahan jam operasional SPBU, penguatan personel lintas fungsi, serta optimalisasi armada Mobil Tangki guna mendukung pemenuhan kebutuhan energi masyarakat.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menegaskan seluruh langkah tersebut disusun dengan memperhatikan perkembangan kebutuhan masyarakat, kesiapan operasional di lapangan, serta aspek keselamatan dalam setiap kegiatan.

“Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus terus mengoptimalkan seluruh lini operasional untuk mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali. Kami memperkuat pasokan, meningkatkan kesiapan SPBU, serta mengerahkan dukungan personel dan armada agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan semakin optimal. Seluruh upaya ini kami lakukan secara terkoordinasi dengan berbagai pihak, dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kebutuhan masyarakat,” ujar Ahad.

Dari sisi pasokan, Pertamina Patra Niaga mengatur kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.

Tambahan pasokan tersebut mencapai total 57,9 juta liter, terdiri atas 44,9 juta liter Pertalite dan 13 juta liter Pertamax. Penguatan pasokan ini diharapkan memperkuat ketersediaan BBM sekaligus mendukung penyaluran ke SPBU di berbagai wilayah Bali.

Pertamina Patra Niaga meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan pengisian BBM melalui penambahan jam operasional SPBU.

Di Kota Denpasar, dari sebelumnya 24 SPBU yang beroperasi 24 jam, kini ditambah 60 SPBU dengan jam operasional serupa. Penambahan ini diharapkan memberikan lebih banyak pilihan waktu pengisian bagi masyarakat sekaligus membantu mengurai antrean di lapangan.

Untuk menjaga kelancaran operasional, Pertamina Patra Niaga memperkuat kesiapan personel dengan menambah operator SPBU cadangan serta berkoordinasi dengan Kodam IX/Udayana dalam mendukung kebutuhan operasional.

Koordinasi juga dilakukan untuk menyiapkan pengemudi Mobil Tangki cadangan sebagai antisipasi kebutuhan waktu istirahat pengemudi, sehingga penyaluran BBM tetap berjalan dengan memperhatikan keselamatan kerja.

Pada aspek distribusi, perusahaan menambah armada Mobil Tangki, termasuk melalui pengalihan sebagian armada dari Banyuwangi ke Bali.

Langkah ini ditujukan untuk memperkuat penyaluran BBM ke SPBU dan mendukung pemenuhan kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.

Pertamina Patra Niaga juga mengoptimalkan layanan motoris BBM bagi pengguna kendaraan roda dua sesuai ketentuan operasional dan keselamatan yang berlaku, sebagai alternatif untuk membantu mengurai antrean.

“Pemulihan layanan bergantung pada penambahan pasokan dan kesiapan seluruh unsur operasional, mulai dari terminal, armada pengangkut, hingga pelayanan di SPBU. Karena itu, kami terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan dan melakukan evaluasi terhadap kondisi di lapangan agar langkah yang diambil dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara tepat,” tambah Ahad.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus akan terus memantau kondisi pasokan dan penyaluran BBM serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak terkait guna mempercepat pemulihan layanan BBM di Bali.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, membeli BBM sesuai kebutuhan, serta mengikuti informasi melalui kanal resmi Pertamina. ***

Berita Lainnya

Terkini