Kereta Api Jadi Primadona Wisatawan Asing di Yogyakarta

8.512 wisatawan mancanegara memilih kereta api sebagai moda transportasi karena aman, tepat waktu, nyaman, serta dilengkapi fasilitas modern

22 Februari 2026, 16:32 WIB

Yogyakarta – Kembali meneguhkan diri sebagai magnet wisata dunia. Sepanjang Januari 2026, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta mencatat 8.512 wisatawan mancanegara memilih kereta api sebagai moda transportasi utama mereka.

Angka ini menjadi bukti bahwa rel masih menjadi jalur favorit untuk menjelajahi pesona budaya dan alam Yogyakarta serta sekitarnya.

Data KAI Daop 6 menunjukkan, lima stasiun dengan jumlah penumpang asing tertinggi adalah:

– Stasiun Yogyakarta: 6.259 penumpang

– Stasiun Solo Balapan: 1.022 penumpang

– Stasiun Lempuyangan: 754 penumpang

– Stasiun Wates: 108 penumpang

– Stasiun Klaten: 95 penumpang

Manager Humas KAI Daop 6, Feni Novida Saragih, menuturkan tingginya arus penumpang di tiga stasiun utama mencerminkan antusiasme wisatawan asing terhadap destinasi yang kaya panorama, budaya, dan sejarah, sekaligus mudah dijangkau.

“Sebagai gerbang utama menuju destinasi budaya dan alam di DIY dan sebagian Jawa Tengah, kami terus memperkuat citra sebagai penyedia transportasi publik yang aman, tepat waktu, nyaman, serta dilengkapi fasilitas modern,” ujar Feni, Minggu (21/2/2026).

Ia menambahkan, wisatawan dari Asia Tenggara hingga Eropa kini lebih memilih kereta api dibandingkan kendaraan pribadi. Tren ini, menurutnya, menjadi sinyal positif bahwa KAI semakin dipercaya sebagai moda transportasi andal.

“Kami melihat adanya pergeseran tren dari kendaraan pribadi ke moda massal karena integrasi layanan yang memudahkan kenyamanan dan efisiensi perjalanan,” jelasnya.

Tak berhenti di situ, KAI Daop 6 terus berinovasi melalui layanan digital: aplikasi tiket berbahasa Inggris, informasi wisata di stasiun, Wi-Fi gratis, hingga penyiaran informasi dengan bahasa internasional.

“Kami juga aktif berkolaborasi dengan pemangku kepentingan pariwisata dan pemerintah daerah agar akses menuju destinasi unggulan semakin mudah. Tujuan kami adalah memastikan setiap penumpang, baik domestik maupun internasional, mendapatkan pengalaman terbaik saat berada di Indonesia,” pungkas Feni.***

Berita Lainnya

Terkini