Mimpi Pendidikan yang Kandas di Gang Puntodewo: Mahasiswa Asal Papua Tewas di Tangan Rekan Sendiri

Sebuah perselisihan antara dua pemuda pecah di Ngestiharjo Bantul berujung pada hilangnya nyawa seorang mahasiswa asal Papua Tengah

17 Januari 2026, 17:04 WIB

Bantul– Keheningan pagi di Dusun Sidorejo, Ngestiharjo, seketika pecah oleh aksi kekerasan yang memilukan. Sabut (17/1) pagi, sebuah perselisihan antara dua pemuda berujung pada hilangnya nyawa seorang mahasiswa di tengah pemukiman warga yang biasanya tenang.

Insiden bermula sekitar pukul 07.45 WIB. Korban berinisial AG (20), mahasiswa asal Distrik Wegee Muka, Paniai, Papua Tengah, tengah berboncengan motor dengan rekannya melintasi Gang Puntodewo.

Diduga di bawah pengaruh minuman keras, kendaraan mereka kehilangan kendali dan menabrak sebuah pohon tanjung kecil.

Bukannya saling membantu usai terjatuh, benturan tersebut justru memicu pertikaian hebat di antara keduanya. Ketegangan memuncak saat pelaku mengeluarkan senjata tajam dan menyerang korban secara membabi buta.

“Korban dipukuli dan selanjutnya ditusuk menggunakan senjata tajam oleh pelaku,” ungkap Iptu Rita Hidayanto, Kasie Humas Polres Bantul.

Aksi brutal ini sempat disaksikan oleh warga sekitar. Namun, niat warga untuk melerai terhalang oleh ancaman pelaku yang mengamuk dan mengacungkan senjata tajam ke arah siapa pun yang mendekat.

Di tengah situasi yang mencekam tersebut, pelaku berhasil melarikan diri ke arah utara, meninggalkan AG yang tergeletak bersimbah darah.

Data Pemeriksaan Medis Korban:

Luka Utama: Tusukan di dada kiri (± 2 x 1 cm).

Luka Tambahan: Luka di pelipis kiri (diduga akibat benturan saat jatuh dari motor).

Pemeriksa: Tim Inafis Polres Bantul & Puskesmas Kasihan II.

Pihak kepolisian telah mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan dari sejumlah saksi mata, termasuk Ketua RT setempat. Identitas pelaku saat ini masih dalam penyelidikan intensif (lidik) oleh jajaran Polres Bantul.

Tragedi ini menjadi pengingat pahit tentang bahaya konsumsi alkohol yang seringkali menjadi pemicu hilangnya kontrol diri dan tindakan kriminalitas. Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang namun waspada.

“Kami terus mendalami motif di balik perkelahian ini. Kami juga meminta masyarakat yang memiliki informasi terkait keberadaan pelaku untuk segera melapor,” pungkas Iptu Rita. ***

Berita Lainnya

Terkini