OJK Sosialisasikan Literasi Keuangan untuk Pelajar dan Mahasiswa

1 Juni 2015, 06:23 WIB

Kepala%2BOJK%2BBali%2BZulmi%2BKabarnusa

Kabarnusa.com – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali terus memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat atas karakteristik sektor jasa keuangan, layanan, dan produknya.

Hal itu dilakukan sesuai amanat Pasal 28 UU No. 21 Tahun 2011 Tentang OJK, salah satu tujuan dibentuknya OJK adalah untuk melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat.

Selain merupakan amanat UU, program edukasi dan literasi keuangan penting dilakukan OJK mengingat hasil survei literasi keuangan nasional 2013 yang mencakup 20 provinsi dengan 8.000 responden memberikan gambaran rendahnya tingkat literasi masyarakat Indonesia.

Dari hasil survei terlihat hanya 21,8% responden yang memiliki pemahaman, ketrampilan

dan kepercayaan dalam menggunakan produk dan layanan keuangan, dengan tingkat utilisasi

sebesar 59,7%.

Untuk tahun 2015, prioritas program kerja edukasi dan literasi keuangan yang dilakukan oleh OJK difokuskan kepada kalangan pelajar dan mahasiswa.

“Program edukasi dan literasi keuangan ke kalangan murid pelajar juga merupakan upaya OJK untuk melakukan edukasi keuangan sedini mungkin,” kata Kepala OJK Perwakilan Bali Zulmi belum lama ini.

Mngingat hasil survey nasional literasi keuangan OJK menunjukkan bahwa hanya 28% Pelajar atau Mahasiswa yang memiliki tingkat literasi yang baik atau well literate, dengan tingkat utilitasinya sebesar 44%.

Untuk itu, setiap siswa harus dibekali dengan kemampuan dasar tentang keuangan yang akan digunakan dalam kehidupan selanjutnya dan terus mendorong budaya menabung dan investasi sejak dini. (gek)

Artikel Lainnya

Terkini