Pasar Beringharjo Ramai Saat Liburan, Pengunjung Jalankan Prokes Covid-19

30 Oktober 2020, 17:00 WIB
Petugas akan meminta pengunjung untuk mencuci tangan terlebih dahulu di
wastafel atau tabung cuci tangan yang telah disediakan, kemudian
pengunjung jelas diwajibkan untuk selalu memakai masker/Agus Nugroho
Purwanto.

Yogyakarta – Masa pandemi covid 19 tidak selamanya membuat roda
perekonomian berhenti begitu saja. Libur panjang di bulan Oktober 2020 ini,
menjadi momentum besar bagi para pedagang dan masyarakat umum untuk kembali
mengais rejeki.

Hal ini juga terjadi di Pasar Beringharjo, pasar tradisional yang terletak di
kawasan Malioboro ini, tak luput menjadi sasaran para wisatawan yang ingin
berbelanja atau sekedar jalan-jalan saat libur panjang kali ini.

Namun demikian protokol kesehatan covid 19 pun harus tetap berjalan dengan
semestinya, sesuai dengan petunjuk dan arahan pemerintah yang berlaku.

Kabid Pengembangan, Penataan Lahan dan Pendapatan Pasar Dinas Perindustrian
dan Perdagangan (Disperindag) Kota Yogyakarta, Gunawan Nugroho Utomo,
mengungkapkan, Pasar Beringharjo sebagai salah satu pasar herritage dan juga
icon pasar tradisional terbesar di kota Yogyakarta.

“Pengelola pasar memberlakukan adanya protokol kesehatan untuk mencegah
lonjakan penyebaran Covid-9 pada libur panjang akhir Oktober ini,” tuturnya
kepada Kabarnusa.com, Jumat (30/10/2020).

Selain memberlakukan protokol kesehatan yang berlaku secara umum, seperti
memakai masker, cuci tangan, dan jaga jarak, seluruh pedagang juga dihimbau
agar tetap saling mengingatkan kepada para pengujung terkait masalah protokol
kesehatan.

Para pengunjung yang ingin masuk ke area Pasar Beringharjo, mendapatkan
pemeriksaan oleh petugas di pintu masuk sebelah Barat.

Petugas akan meminta pengunjung untuk mencuci tangan terlebih dahulu di
wastafel atau tabung cuci tangan yang telah disediakan, kemudian pengunjung
jelas diwajibkan untuk selalu memakai masker.

Setiap penjual atau pengunjung yang harus menjalani pemeriksaan pengukuran
suhu tubuh, setelah itu pengunjung diwajibkan untuk masuk kedalam bilik
strerilisasi bantuan dari kementrian perdagangan yang sudah tersedia.

Setelah semua prosedur protokol kesehatan dilakukan, pengunjung akan
mendapatkan sticker dari petugas.

Sticker yang diberikan menjadi tanda bahwa pengunjung tersebut telah
terverifikasi atau menjalankan prosedur protokol kesehatan yang berlaku di
Pasar Beringharjo, sehingga sudah dinilai aman bagi para pedagang atau
pengunjung lainnya saat menyusuri area barat, tengah maupun timur di Pasar
Beringharjo.

Untuk para pedagang pasar sendiri di dalam menjalankan protokol kesehatan
telah mendapatkan edukasi dan himbauan dari petugas, maupun dari paguyuban
pedagang di Kota Yogyakarta.

Kesadaran diri untuk selalu memakai masker dan menata display barang dagangan
dengan baik menjadi bukti komitmen dan dukungan mereka dalam menerapkan
protokol kesehatan di Pasar Beringharjo.

Namun demikian, menurutnya evaluasi tetap dilakukan dengan saling
mengingatkan, saling terbuka, dan saling mendukung. “Sesuai dengan slogan
pasar dengan harapan dapat meningkatkan protokol kesehatan sehingga tidak
membuat klaster baru dalam penyebaran Covid-19,: tandas Gunawan.

Salah satu pasar rakyat terbesar di Yogyakarta ini, sedang menggalakkan adanya
transaksi online, yang sudah di launching oleh Wakil Walikota Yogyakarta Heroe
Poerwadi, MA, adanya tambahan cash back penggunaan transaksi online melalui go
shop.

Heroe menjelaskan, salah satu layanan dari aplikasi Gojek yaitu GoShop
merupakan solusi untuk membantu roda perekonomian di Kota Yogyakarta, hal ini
berguna agar roda perekonomian tetap berjalan dengan aman di masa pandemi
covid 19.

Head of Regional Corporate Affairs Gojek Jateng dan DIY Arum K Prasodjo sangat
mendukung kolaborasi yang dilakukan oleh Pemkot Yogyakarta, khususnya dengan
Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta bersama dengan Gojek.

Transaksi online yang saat ini banyak dipakai oleh para pedagang adalah dengan
memanfaatkan layanan yang tersedia di Gojek yaitu Go shop dan Go bill. Dari
sini para pedagang juga dapat mulai belajar untuk menjajakan barang
dagangannya secara online.

Menanggapi lonjakan wisatawan pada libur panjang kali ini, Pasar Beringharjo
bekerjasama dengan para petugas gugus tugas melakukan evaluasi guna
memperketat protokol kesehatan agar dapat selalu diterapkan oleh semua
wisatawan yang berkunjung di kota Yogyakarta khususnya Pasar Beringharjo dan
area jalan Malioboro.

Himbauan untuk belanja online pun mulai disampaikan kepada para pengunjung
pasar, dengan harapan mereka tetap dapat melakukan transaksi belanja secara
aman.

Para petugas Gugus Tugas mendapatkan jadwal piket selama masa libur panjang
Oktober 2020, untuk selalu menjaga ketertiban dan memberikan arahan dalam
penerapan protokol kesehatan.

Petugas kebersihanpun senantiasa bekerja untuk selalu menjaga kebersihan
lingkungan atau area Pasar Beringharjo dan Jalan Malioboro.

Dengan begitum dapat dikatakan Pasar Beringharjo menjaga mandat sosial dan
berkomitmen untuk melakukan protokol kesehatan covid 19 dengan benar dalam
melawan penyebaran virus selama masa pandemi. (Agus Nugroho Purwanto)

Artikel Lainnya

Terkini