Pembebasan Lahan Ganjalan Pembangunan Infrastruktur

12 Desember 2013, 22:35 WIB
menkeu
Menkeu Muhammad Chatib Basri (kabarnusa)

Kabarnusa.com, Nusa Dua – Menteri Keuangan Muhammad Chatib Basri mengatakan isu lahan menjadi problem yang harus dipecahkan dalam pembangunan infrastruktur di Indonesia.

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Indonesia menggenjot infrastruktur dengan dukungan alokasi anggaran yang terus meningkat dari tahun ke tahun seperti pada2014.

Problem yang dihadapi ke depan kata dia, bukan soal besaran alokasi anggaran melainkan pada pada isu lahan .

“Bukan soal  funding, tetapi isu lahannya ,” jelas Chatib saat Konferensi Pers Seminar “Avoiding The Middle Incomef Trapp di Nusa Dua Bali Kamis ( 12/12/2013).

Dia melanjutkan, bagaimana pembangunan jalan tol Bali yang membelah laut dapat cepat dilakukan karena tidak ada problem lahan.

Mega proyek menelan anggaran Rp2,3 TRiliun itu bisa dikerjskan dalam waktu singkat sekira setahun.  Kondisi itu berbeda dengan pengerjaan infrastruktur yang memerlukan lpembebasan lahan.

Sejatinya, banyak investor yang menyampaikan siap mendanai berbagai proyek infrastruktur atay sektor publik di Tanah Air namun kerap dihadapkan persoalan lahan.

Namun besaran alokasi anggaran itu tidak secara otomatis menjadikan  infrastruktur akan lebih cepat atau selesai karena masalah tanah atau lahan di mana proyek dikerjakan.

Banyaknya investor datang ingin membiayai publik sektor tapi pembebasan lahan.

Alokasi infrastruktur akan naik jgn berukir alokasi naik akan beres infrastruktur terapi isinya di lahan

Ia menambahkan pertumbuhan ekonomi haruslah berkelanjutan sekaligus inklusif. Hal itu akan menjadikan naiknya kelas menengah di Indonesia.

Pertumbuhan yang berkelanjutan (sustainable) haruslah didukung dengan meningkatnya produktivitas yang ditunjang oleh peningkatan kualitas SDM.(kto)

Artikel Lainnya

Terkini