Pertamina Pastikan Stok BBM di Bali Aman, Antrean SPBU Mulai Melandai Saat Penerapan Skema Ganjil-Genap

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan efektivitas skema baru ini sudah mulai terlihat sejak hari pertama diberlakukan.

18 Oktober 2026, 05:49 WIB

Denpasar— PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memastikan pasokan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Bali berada dalam kondisi aman dan mencukupi.

Pada hari pertama penerapan skema pembatasan ganjil-genap untuk pengisian BBM, antrean kendaraan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Pulau Dewata tercatat mulai berangsur melandai dan situasi di lapangan berjalan kondusif.

Langkah penataan ini merupakan wujud kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga, Pemerintah Provinsi Bali, serta dukungan penuh dari Aparat Penegak Hukum (APH) setempat.

Penyesuaian tersebut secara resmi mengacu pada Surat Gubernur Bali No. B.21.500.1/16673/V/DISNAKER.ESDM sebagai upaya konkret bersama untuk mengurai penumpukan kendaraan di SPBU dan memulihkan kelancaran distribusi energi.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus, Ahad Rahedi, menyampaikan  efektivitas skema baru ini sudah mulai terlihat sejak hari pertama diberlakukan.

Menurutnya, berkurangnya kepadatan di SPBU memberi dampak positif langsung terhadap kelancaran arus lalu lintas secara keseluruhan.

Pihaknya melihat perkembangan positif di hari pertama penerapan ganjil-genap pengisian BBM ini, antrean di beberapa SPBU mulai menunjukkan perbaikan secara bertahap.

“Dengan terurainya antrean di SPBU, lalu lintas di jalan akan semakin lancar sehingga waktu tempuh mobil tangki dari terminal semakin singkat,” ujar Ahad Rahedi dalam keterangannya, Sabtu (17/10/2026).

Selain menerapkan sistem ganjil-genap, Pertamina juga telah memperkuat operasional dengan meningkatkan kapasitas layanan Pertamina Delivery Service (PDS)—yaitu penjualan Pertalite secara literan di beberapa titik SPBU—yang sudah berjalan sejak 15 Oktober lalu untuk mempercepat akses bahan bakar bagi masyarakat.

Guna memastikan kelancaran rantai pasok, Pertamina Patra Niaga mengapresiasi jajaran TNI Kodam IX/Udayana dan Kepolisian Daerah (Polda) Bali yang memberikan pengawalan ketat terhadap armada mobil tangki BBM menuju SPBU, sekaligus menerjunkan personel untuk membackup distribusi PDS di lapangan.

Ahad menuturkan pemantauan lapangan dan evaluasi bersama Pemprov Bali akan terus dilakukan secara berkala setiap hari demi menjaga efektivitas kebijakan tersebut.

“Pertamina bersama Pemprov Bali terus melakukan pemantauan antrean dan evaluasi harian untuk melihat efektivitas pengaturan terhadap panjang antrean, waktu tunggu kendaraan, dan kelancaran lalu lintas di sekitar SPBU.

Harapannya, upaya optimalisasi ini berjalan lancar agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan normal,” tambah Ahad.

Di akhir penjelasannya, Pertamina mengimbau masyarakat Bali agar tetap tenang dan membeli BBM sesuai dengan kebutuhan wajar tanpa perlu melakukan panic buying.

Untuk memantau perkembangan info layanan SPBU di Bali, masyarakat dapat mengakses akun Instagram resmi ⁠@patraniaga.jatimbalinus⁠ dan ⁠@pertaminabali⁠, atau menghubungi Pertamina Contact Center di nomor 135 jika menemui kendala di lapangan.***

Berita Lainnya

Terkini