Badung – Terpilih kembali menahkodai Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Mengwi, H. Muhammad Sugeng menegaskan pentingnya menjaga soliditas dan meluruskan niat berorganisasi semata-mata untuk mengabdi.
Hal tersebut disampaikannya usai perhelatan konferensi MWC NU) Kecamatan Mengw yang digelar di Hotel Made Sempidi, Badung, pada Sabtu, 26 September 2026.
Dalam arahannya, H. Muhammad Sugeng memandang amanah kepengurusan ini bukan sekadar jabatan, melainkan sebuah ladang khidmat yang sarat akan pengalaman berharga.
Ia menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh warga Nahdliyin yang selama ini konsisten menghidupkan dan membesarkan jam’iyah.
Muhammad Sugeng berpesan agar segenap pengurus dan warga Nahdliyin tidak menjadikan NU sebagai tempat mencari kepentingan pribadi, melainkan wadah murni untuk berkhidmat serta mencari rida Allah SWT.
NU Mengwi dinilai memiliki potensi yang luar biasa, di mana kunci kemajuannya berada pada konsistensi menjaga kekompakan, memperkuat silaturahim, serta merangkul seluruh elemen Nahdliyin agar manfaatnya kian dirasakan masyarakat.
Pihaknya mengajak untuk terus merawat tradisi ulama, menguatkan Aswaja an-Nahdliyah, menghidupkan majelis ilmu, memperkuat ranting-ranting, serta hadir membantu masyarakat di bidang agama, sosial, pendidikan, hingga ekonomi.
Mengingatkan perbedaan pendapat dalam organisasi adalah hal yang biasa, Muhammad Sugeng menekankan agar hal tersebut tidak memicu perpecahan.
“Prinsip yang dipegang harus tetap selaras, yakni berbeda dalam pendapat tetap satu dalam hikmah, berbeda dalam langkah tetap satu dalam tujuan karena NU adalah rumah bersama,” katanya menegaskan.
Sugeng menitipkan pesan agar kepengurusan senantiasa merawat NU dengan hati, menjalankan roda organisasi dengan ikhlas, merangkul seluruh warga, dan tidak pernah lelah berkhidmat.
Dengan mengusung tema “Nyawiji Sak Konco, Uri-uri Warisan Leluhur Ahlussunnah wal Jamaah”, kepemimpinan baru ini diharapkan mampu terus melangkah bersama mewujudkan MWC NU Mengwi yang semakin kuat, mandiri, dan bermartabat. ***

