Presiden Jokowi Minta Inflasi Bahan Pangan Dikendalikan

27 November 2015, 00:30 WIB

Peserta APPSI

Kabarnusa.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta agar para kepala daerah turut mengendalikan inflasi khususnya untuk harga pokok bahan pangan

Kata Jokowi. ada lima tolok ukur hal-hal yang harus diperhatikan oleh pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten dan pemerintah kota, serta pemerintah pusat.

“Kita boleh bekerja dari pagi sampai pagi, dari pagi sampai pagi, tapi kalau lima hal ini tidak bisa kita kejar, percuma kerja keras kita itu,” tukas Jokowi dilansir laman Setkab.go.id. Kamis (26/11/2015)

Yang pertama adalah, pertumbuhan ekonomi. Yang kedua adalah, tingkat pengangguran. Yang ketiga adalah, angka kemiskinan.

Yang keempat adalah, inflasi. Yang kelima adalah, gini rasio atau masalah kesenjangan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional (Munas) V Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) Tahun 2015, yang diselenggarakan di Hotel Grand Clarion, Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (25/11) malam.

Pertumbuhan ekonomi kita di kuartal III ini berada pada posisi 4,73%, tingkat pengangguran bisa dilihat 6 koma, angka kemiskinan 11 koma, inflasi sampai Oktober ini 2,16%, gini rasio juga pada angka yang perlu perhatian khusus 0,41.

Presiden memperkirakan, pertumbuhan ekonomi sepanjang 2015 ini akan berada pada kisaran angka

4,7-4, 4,8-4,9.

“Tetap inflasinya kalau tahun lalu kira-kira 8 lebih sedikit (8,5), inflasi tahun ini insya Allah berada pada posisi di bawah 4,” sambungnya.

Jokowi melanjutkan, semua itu menandakan masih ada keuntungan  beda antara inflasinya dan pertumbuhan ekonominya.

“Percuma kita punya pertumbuhan ekonomi 5 misalnya, tetapi inflasinya 8, berarti malah ada -3 di situ,” terang Kepala Negara seraya meminta para Gubernur agar berhati-hati dengan inflasi itu.

Dikatakan Presiden Jokowi, Indonesia punya pertumbuhan ekonomi tinggi tetapi inflasinya lebih tinggi tidak ada artinya.

Jadi, lanjut Presiden Jokowi, pegangannya indikator-indikator tadi, yaitu: pertumbuhan ekonomi, tingkat pengangguran, angka kemiskinan, inflasi, dan gini rasio. (ari)

Artikel Lainnya

Terkini