Prof Ad- Duwany Harapkan Proses Muadalah Bantu Mahasiswa Indonesia Studi ke Al Azhar

Ketua delegasi Komjen Pol (P) Syafruddin menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Mesir yang selama ini telah memberikan perhatian dan jaminan keamanan kepada mahasiswa Indonesia di Mesir.

30 November 2021, 14:11 WIB

Kairo– Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Muadalah (FKPM) diterima oleh Wakil Grand Syaikh Al-Azhar Prof Dr Muhammad Ad-Duwainy mengharapkan proses mu’adalah  dapat membantu para calon mahasiswa Indonesia ke depan dapat studi ke Al-Azhar melalui mekanisme yang benar.

Menurutnya bahwa Al-Azhar akan menerima mahasiswa asing dari manapun, selama sesuai dengan prosedur dan mekanisme yang berlaku, yaitu memiliki ijazah mu’adalah dengan Al-Azhar.

Ketua delegasi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pemerintah Mesir yang selama ini telah memberikan perhatian dan jaminan keamanan kepada mahasiswa Indonesia di Mesir.

Gandeng YPI Al-Azhar Indonesia, PermataBank Optimalkan Layanan Perbankan Syariah Bagi Pendidikan

“Bahwa para alumni Al-Azhar ini akan menjadi duta Al-Azhar dalam menyebarkan nilai-nilai wasathiyah Islam, dimana Al-Azhar sebagai pusat ilmu pengetahuan Islam dan peradaban.” ujar Syafruddin dikutip dari siaran pers,Minggu,(28/11/2021).

Menurut Syafruddin, kiprah alumni Al-Azhar telah menyebar di berbagai bidang, terutama di bidang pendidikan melalui pesantren. Dengan demikian, kontribusi Al-Azhar melalui alumninya sungguh besar dalam konteks kehidupan keumatan dan kebangsaan.

Pimpinan Pondok Modern Gontor Prof. Dr. KH. Amal Fathullah Zarkasyi, MA yang juga Ketua Umum Forum Komunikasi Pesantren Muadalah menyampaikan ucapan terima kasih Al-Azhar atas perhatian, pembinaan dan dukungannya kepada seluruh mahasiswa Indonesia.  

Dr Luthfi Yazid: Demi Konstitusi, Pemerintah Bertanggungjawab Berangkatkan Jamaah yang Gagal Umroh

Artikel Lainnya

Terkini