Yogyakarta – PT Railink selaku operator KAI Bandara menyiapkan berbagai langkah strategis guna memastikan kelancaran dan kenyamanan perjalanan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026.
Direktur Utama PT Railink, Porwanto Handry Nugroho, menyatakan peningkatan kapasitas dan persiapan operasional merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung mobilitas masyarakat.
Ia menekankan layanan KAI Bandara diharapkan dapat memberikan pengalaman perjalanan yang aman, nyaman, dan tepat waktu, khususnya di wilayah Yogyakarta yang diproyeksikan mengalami lonjakan penumpang.
Corporate Communications KAI Bandara, Sosiawan Surbakti, mengungkapkan secara nasional disediakan sekitar 637 ribu kursi selama periode Lebaran.
Di Yogyakarta, kapasitas mencapai 275 ribu hingga 278 ribu kursi, meningkat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya 208 ribu kursi.
Untuk memastikan kesiapan operasional, KAI Bandara telah mengikuti rampcheck yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Perkeretaapian bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero).
Selain itu, perusahaan juga mendirikan posko Angkutan Lebaran, menambah layanan customer service mobile, serta memberikan pelatihan bagi petugas frontliner.
Lonjakan penumpang di Yogyakarta diperkirakan terjadi pada 18 Maret 2026 dengan sekitar 11 ribu penumpang per hari saat arus mudik, dan pada 28 Maret 2026 dengan sekitar 13 ribu penumpang per hari saat arus balik.
Pada hari biasa, jumlah penumpang rata-rata 7 ribu orang per hari, namun selama Lebaran diperkirakan meningkat menjadi 9 ribu orang per hari.
Layanan KAI Bandara di Yogyakarta tetap beroperasi dengan 50 perjalanan per hari tanpa penambahan jadwal.
Kereta pertama berangkat pukul 04.02 WIB dari Stasiun Yogyakarta menuju Bandara Internasional Yogyakarta, sementara keberangkatan terakhir dari Stasiun YIA pada pukul 21.30 WIB.
Manajemen KAI Bandara mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan dengan baik, datang lebih awal ke stasiun, serta memanfaatkan layanan digital dalam pembelian tiket.
Penumpang juga diingatkan untuk menjaga barang bawaan agar perjalanan selama masa Angkutan Lebaran berlangsung lancar dan nyaman. ***

