Soal Bau dari TPST Samtaku Jimbaran ke Warga Sekitar, Ini Penjelasan Reciki

Menyusul kecaman LSM Nexus3 Foundation baru-baru ini atas bau busuk terhadap warga di sekitar lokasi PT Reciki Mantap Jaya (Reciki) sebagai pemilik dan pengelola Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Samtaku Jimbaran memberikan penjelasan.

8 Juni 2023, 14:56 WIB

JakartaPT Reciki Mantap Jaya (Reciki) sebagai pemilik dan pengelola Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) Samtaku Jimbaran memberikan penjelasan menyusul kecaman dilontarkan lembaga swadaya masyarakat LSM Nexus3 Foundation baru-baru ini atas bau busuk terhadap warga di sekitar lokasi.

Penyebab bau busuk tersebut, kata PT Reciki Mantap Jaya (Reciki), sebagai pihak pemilik dan pengelola TPST ini karenakan masyarakat sekitar yang tidak mengindahkan terkait waktu pembuangan sampah yang sudah disepakati.  

Persoalan bau itu disebabkan karena memang sampah yang dikelola TPST Samtaku Jimbaran itu merupakan sampah rumah tangga.

Wagub Cok Ace Temui Warga Hindu Padang, Sampaikan Pembangunan Bali sebagai ‘One Management Islands’

Sampah rumah tangga yang secara natural ya baunya kan kayak gitu. Tetapi, sebaiknya harus dilihat dulu apa yang menjadi faktor kemudian muncul bau itu,” ujar CEO PT Reciki Mantap Jaya, Bhima Aries Diyanto dari keterangan tertulisnys, Kamis 8 Juni 2023.

Kata Bhima Aries Diyanto, bau seperti yang dikeluhkan warga sekitar itu lebih disebabkan karena collection system yang tidak dilakukan secara periodik.

Artinya, lamanya truk-truk sampah mengambil sampah-sampah yang sudah menumpuk di masyarakat.

Gelar Fashion Show Akbar di GWK, Putri Koster Datangkan Desainer Samuel Wattimena Bangkitkan Kain Bali

Artikel Lainnya

Terkini