Studi Tiru Pola Keamanan Terpadu di Bantul, Pemkab Tabanan Tingkatkan Kinerja Wujudkan Keamanan dan Ketertiban Wilayah

studi tiru di pemerintahan, bertujuan mengadopsi kebijakan, program atau praktik yang telah terbukti berhasil dari pemerintahan lain untuk diterapkan dalam konteks lokal, dengan tujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi hingga harmonisasi kinerja Pemerintahan.

2 April 2024, 09:04 WIB

Tabanan – Dalam meningkatkan kinerja dalam menganalisa isu-isu internal-eksternal dalam konteks dinamika lokal, regional, dan global untuk mewujudkan keamanan dan ketertiban wilayah Pemerintah Kabupaten Tabanan bersama Jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Tabanan melaksanakan Studi Tiru di Kabupaten Bantul.

Studi Tiru dilaksanakan di Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Senin, 1 April 2024.

Dalam lawatan itu, Sekda Tabanan, I Gede Susila memimpin rombongan mengajak Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tabanan dan juga jajaran Forkopimda Tabanan

Agenda utamanya koordinasi terkait harmonisasi dan toleransi pola keamanan terpadu dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah, kehadiran rombongan saat itu diterima langsung Sekda Bantul, Agus Budiraharja bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Bantul.

Diketahui, studi tiru di pemerintahan, bertujuan mengadopsi kebijakan, program atau praktik yang telah terbukti berhasil dari pemerintahan lain untuk diterapkan dalam konteks lokal, dengan tujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi hingga harmonisasi kinerja Pemerintahan.

Tidak hanya itu, membawa manfaat, meningkatkan sinergi dan membangun kerjasama antara masing-masing Lembaga pelaksana studi tiru, dalam hal ini, Kabupaten Tabanan, Bali dan Kabupaten Bantul, DIY.

Sekda Susila, memperkenalkan ragam keistimewaan yang dimiliki oleh Kabupaten Tabanan, di mana, sebagai daerah agraris yang diapit oleh Pegunungan dan Pantai, salah satu potensi yang sangat menonjol yakni potensi pertanian, tentunya dengan pariwisata sebagai bonus.

Hal tersebut juga berkenaan keberadaan Tabanan yang dikenal sebagai lumbung pangan Bali melalui produksi hasil pertanian yang terus bertahan, meskipun tergempur oleh masa Pandemi Covid 19.

Pihaknya menerangkan, sesuai komitmen dan kebijakan Bupati Tabanan yang terus bergerak menyamakan langkah dalam membangun daerah dari segala lini, tentunya dengan saling berkoordinasi dengan seluruh pemegang kepentingan termasuk dengan masyarakat secara langsung.

“Kehadiran kami bersama jajaran dan juga sesuai kebijakan dari Bupati Tabanan menyangkut dari sisi pelaksanaan tugas-tugas Forkopimda selama ini. Kami di Tabanan, berkoordinasi dengan baik sekali, terbukti dalam pelaksanaan pemilu berjalan lancar dan baik,” sebutnya.

Tak hanya berbicara terkait potensi di Tabanan, Sekda Susila menjelaskan keberagaman suku, agama dan ras yang ada di Tabanan

Di dalamnya termasuk bidang keagamaan yang menonjolkan toleransi dan harmonisasi yang sangat tinggi, hingga capaian Harmony Award yang beberapa waktu lalu diraih oleh Kabupaten Tabanan, membuktikan kapabilitas Kabupaten Tabanan dalam memfasilitasi kegiatan keagamaan yang beragam secara harmonis.

“Kami berkeinginan ke depan, mungkin ada hal-hal teknis yang bisa kita terima dari Kabupaten Bantul dan bisa diadopsi untuk kepentingan daerah kedepan,” imbuhnya.

Menyambut dengan hangat saat itu, Sekda Kabupaten Bantul, Agus Budiraharja sampaikan ucapan selamat datang seraya berharap rombongan dapat merasa nyaman dan berkenan. “Terimakasih kehadiran Bapak dan Ibu sekalian semoga dalam kunjungan ini mendapatkan apa yang diharapkan di Kabupaten Bantul.

“Kita juga berharap mendapat pengalaman dari Kabupaten Tabanan, atas keademan atau keamanan yang ada dari masyarakatnya di Tabanan berkat adanya persatuan dari jajaran Forkopimda,” ujarnya. ***

Artikel Lainnya

Terkini