Anggotanya Heterogen, Pasemetonan Ageng Trah Arya Kuthawaringin Diminta Solid

1 Oktober 2020, 23:00 WIB

Mangupura – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati
(Cok Ace) meminta pengurus Ageng Pasemetonan Ageng Trah Arya Kuthawaringin
tetap menjaga kesolidan dengan keanggotaan organisasi yang cukup Heterogen.

Cok Ace menyampaikan itu saat menghadiri acara Satya Semaya dan Pengukuhan
Pengurus Ageng Pasemetonan Ageng Trah Arya Kuthawaringin di Wantilan Jeroan
Gede Bindu, Jalan Melati Nomor 14, Desa Adat Bindu Mekar Bhuana, Kecamatan
Abiansemal, Kabupaten Badung, Kamis (1/10/2020).

Wagub Cok Ace mengingatkan agar filosofi sapu lidi menjadi spirit bagi seluruh
anggota pasemetonan. “Ibarat lidi yang sebelumnya berserakan, organisasi ini
menjadi pengikat sehingga menjadi sebuah sapu yang nilai gunanya meningkat,”
ucapnya.

Berpedoman pada spirit sapu lidi, ia berharap anggota pasametonan tetap solid
dan bersatu agar menjadi kuat. Dia juga menyinggung tantangan yang kerapkali
dihadapi sebuah wadah pasemetonan yaitu menyatukan orang-orang yang sangat
heterogen dalam pemikiran.

“Tak mudah menyatukan pemikiran yang berbeda-beda, di sinilah dibutuhkan
ketegasan jajaran pengurus,” imbuhnya. Ia berkeyakinan, jajaran yang duduk
dalam Kepengurusan Pasemetonan Ageng Trah Arya Kuthawaringin adalah
orang-orang terpilih yang mampu mengawal organisasi ini.

Ke depannya, ia berharap organisasi pasemetonan ini mengambil peran aktif
dalam menjaga keajegan budaya Bali. Panglingsir Puri Ubud ini juga menyinggung
situasi prihatin terkait pandemi Covid-19. Menurutnya pandemi Covid-19
merupakan sebuah peringatan bagi umat manusia.

“Kita diingatkan, pasti ada yang tidak seimbang. Contohnya kita di Bali yang
cenderung fokus pada sektor pariwisata, sementara sektor yang lain agak
terabaikan. Selain itu juga masih ada kesenjangan antar wilayah,” paparnya.

Menyikapi situasi pandemi yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda
berakhir, Guru Besar ISI Denpasar ini kembali mengingatkan pentingnya
penerapan protokol kesehatan seperti penggunaan masker, jaga jarak dan rajin
mencuci tangan dengan sabun di air yang mengalir.

Ketua Pasemetonan Ageng Trah Arya Kuthawaringin I Gusti Nyoman Suastawa
menyampaikan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak sehingga acara
pengambilan sumpah janji dan pengukuhan ini dapat terlaksana.

Dia berharap, pengukuhan pengurus yang dilaksanakan bertepatan dengan Hari
Kesaktian Pancasila ini menjadi momentum yang baik bagi seluruh anggota
pasemetonan untuk mengawal tetap tegaknya Pancasila.

Dalam kesempatan itu, ia juga berpesan agar semeton Trah Arya Kuthawaringin
membina hubungan baik dengan organisasi pasemetonan lainnya yang telah
terlebih dahulu terbentuk.

Sementara itu, Panglingsir Puri Klungkung Ida Dalem Semara Putra mengapresiasi
pengukuhan pengurus Pasemetonan Ageng Trah Arya Kuthawaringin. Ia berpesan
agar pasemetonan ini tak ikut-ikutan berpolitik praktis.

“Susah nanti kalau di antara anggota ada yang ikut politik praktis. Tetap
rukun dalam pasemetonan, fokus saja pada upaya ngajegang budaya dan bhisama
betara kawitan serta program peningkatan kesejahteraan anggota,” pungkasnya.
(rhm)

Berita Lainnya

Terkini