Bapenda Bali dan Jasa Raharja Edukasi 300 Warga Sanur Bayar Pajak Kendaraan Lewat Aplikasi SIGNAL

Direktur Utama Jasa Raharja Putera, Abdul Haris, memaparkan pentingnya perluasan jaminan kerugian material kendaraan yang dapat diakses dengan mudah oleh pengendara.

30 Oktober 2026, 20:44 WIB

Denpasar– Sebanyak 300 warga Bali memadati Kebon Cabe Restaurant, Sanur, Denpasar, Kamis (29/10/2026), untuk mengikuti kegiatan Edukasi Digital Payment bertajuk “Bayar Pajak Mudah Pakai SIGNAL”.

Acara ini digelar untuk mempercepat transformasi digital pelayanan publik sekaligus mempermudah masyarakat dalam melakukan pengesahan STNK serta pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) secara online.

Kegiatan ini memadukan pendekatan sosialisasi resmi dengan konsep edukatif dan menghibur. Masyarakat diajak mengenal aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) sebagai solusi pembayaran yang transparan, efisien, serta praktis tanpa perlu mengantre langsung di kantor Samsat.

Pembukaan acara dihadiri oleh jajaran pejabat penting, di antaranya Kepala Bidang Inovasi dan Pengelolaan Sistem Informasi Bapenda Provinsi Bali Putu Mega yang mewakili Kepala Bapenda, Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi, perwakilan Kementerian Dalam Negeri, Polda Bali, serta Direktur Utama SIGNAL Jetto Arief.

Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas sinergi antar-lembaga dalam mendorong kepatuhan pajak kendaraan bermotor di Bali.

Dalam sambutannya, Direktur Operasional PT Jasa Raharja Ariyandi menekankan pentingnya menjadikan aplikasi digital sebagai pilihan utama masyarakat dalam bertransaksi administrasi kendaraan.

“Mudah-mudahan SIGNAL menjadi pilihan utama para wajib pajak dalam melakukan pembayaran. PT Beta ini terus mengembangkan sistemnya menjadi lebih baik dan menjadi pilihan utama di masyarakat Indonesia, terutama di Denpasar dan Bali,” ujar Ariyandi.

Sejalan dengan hal tersebut, Kepala Bapenda Provinsi Bali yang diwakili oleh Putu Mega menegaskan  penerapan sistem digital dalam tata kelola pemerintahan kini sudah menjadi prioritas mendasar.

Selain itu, kontribusi pembayaran pajak kendaraan dari masyarakat sangat vital untuk pembangunan daerah.

“Saat ini sebagaimana kita ketahui, digitalisasi bukan sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Pajak Kendaraan Bermotor merupakan salah satu komponen penting Pendapatan Asli Daerah yang mendukung pembiayaan pembangunan dan penyelenggaraan pelayanan publik,” kata Putu Mega.

Selain sosialisasi aplikasi SIGNAL, acara ini juga dimanfaatkan untuk memperkenalkan layanan perlindungan tambahan melalui aplikasi ezurance dari Jasa Raharja Putera.

Direktur Utama Jasa Raharja Putera, Abdul Haris, memaparkan pentingnya perluasan jaminan kerugian material kendaraan yang dapat diakses dengan mudah oleh pengendara.

“Peran Jasa Raharja Putera adalah perluasan pertanggungjawaban. Kalau kawan-kawan menabrak orang lain, orangnya sudah dijamin oleh Jasa Raharja, tetapi materialnya, kendaraannya, material damage-nya, dijamin oleh Jasa Raharja Putera dengan premi yang sangat rendah dan sudah terintegrasi seamless di aplikasi kami,” jelas Abdul Haris.

Untuk memeriahkan suasana dan memberikan apresiasi kepada peserta, panitia membagikan 300 paket sembako bagi wajib pajak yang melakukan pengesahan STNK langsung di lokasi acara melalui aplikasi SIGNAL.

Rangkaian kegiatan semakin semarak dengan adanya agenda morning ride bersama komunitas otomotif Bali, hiburan musik, permainan interaktif, serta pengundian doorprize.

Melalui rangkaian edukasi dan sosialisasi yang berkelanjutan ini, SIGNAL berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan layanannya ke berbagai wilayah di Indonesia demi menghadirkan akses pelayanan publik yang aman, nyaman, dan transparan dalam satu genggaman.***

 

Berita Lainnya

Terkini