Bluebird Dorong Transformasi Digital via Aplikasi MyBluebird, Targetkan Mobilitas Personalisasi

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, menyatakan perkembangan teknologi merupakan sarana bagi perusahaan untuk terus adaptif terhadap perubahan pola pergerakan masyarakat

12 Oktober 2026, 22:28 WIB

Denpasar-PT Blue Bird Tbk (BIRD) terus memperkuat penetrasi pasar digitalnya melalui pengembangan aplikasi MyBluebird. Langkah ini diambil guna merespons tingginya tren kebutuhan mobilitas yang lebih personal di Indonesia, di mana kanal digital kini menyumbang lebih dari 40% dari total pemesanan Bluebird Group secara keseluruhan.

Direktur Utama PT Blue Bird Tbk, Andre Djokosoetono, menyatakan perkembangan teknologi merupakan sarana bagi perusahaan untuk terus adaptif terhadap perubahan pola pergerakan masyarakat.

Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pelanggan menjadi kunci dasar dalam setiap inovasi yang dihadirkan perusahaan.

“Teknologi memberi kami cara baru untuk mengikuti bagaimana masyarakat bergerak, tetapi memahami kebutuhan mobilitas akan selalu menjadi titik awal kami. Dengan mendengarkan pelanggan, kami terus mengembangkan teknologi sebagai penghubung berbagai pilihan mobilitas,” ujar Andre dalam keterangannya, Senin (12/10/2026).

Langkah transformasi ini juga didorong oleh pergeseran perilaku konsumen. Merujuk pada data ASEAN Consumer Sentiment Study 2024 oleh UOB & BCG, sebanyak 84% konsumen di Indonesia kini menyukai penawaran yang terpersonalisasi (personalized offers), dengan 65% di antaranya memilih untuk menerima layanan tersebut melalui aplikasi mobile.

Guna menangkap peluang tersebut, Bluebird meluncurkan kampanye bertajuk “MyBluebird, My Way” serta memperbarui platform MyBluebird menjadi mobility assistant multimoda.

Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan unggulan, mulai dari taksi reguler dan eksekutif, sewa mobil Goldenbird, pengiriman barang (Bluebird Kirim), hingga Airport Transfer.

Dalam pembaruan terbarunya, MyBluebird mengenalkan tiga fitur inovatif:

Multi-Select: Memungkinkan pengguna memilih lebih dari satu jenis layanan taksi sekaligus dalam satu kali pemesanan agar penjemputan oleh armada terdekat menjadi lebih cepat dan efisien.

Airport Transfer: Layanan antar-jemput bandara menggunakan armada Goldenbird yang terintegrasi dengan nomor penerbangan serta inklusif biaya tol dalam tarifnya.

Penyempurnaan Fitur Rent: Fitur sewa mobil harian maupun per jam yang memberikan estimasi biaya transparan dan proses reservasi yang lebih seamless.

Selain fitur utama tersebut, aplikasi juga didukung fasilitas pembantu fleksibilitas seperti Advance Booking, pemesanan dengan harga pasti (Fixed Price), kemudahan pembayaran non-tunai melalui EZPay, serta opsi berlangganan (Subscription) bagi pengguna rutin.

Andre menegaskan diferensiasi layanan menjadi kunci bagi efisiensi mobilitas masyarakat perkotaan saat ini, sehingga tidak ada satu solusi yang dapat diseragamkan untuk semua pengguna.

“Pada akhirnya, tidak ada satu cara bergerak yang berlaku bagi semua orang. Yang kami ingin hadirkan melalui MyBluebird adalah kebebasan untuk memilih perjalanan yang sesuai dengan kebutuhan, waktu, dan cara masing-masing,” tutup Andre.

Sebagai informasi, PT Blue Bird Tbk yang beroperasi sejak 2014 di Bursa Efek Indonesia kini mengoperasikan armada di 22 kota di Indonesia dengan lebih dari 1.300 titik penjemputan eksklusif, mencakup 7 pilar bisnis utama mulai dari transportasi penumpang, rental, logistik, hingga jasa perawatan kendaraan.***

Berita Lainnya

Terkini