Dua Pelajar Jawa Barat Nyaris Terseret Arus di Pantai Parangtritis

Polres Bantul mengimbau wisatawan agar tidak mandi di laut Pantai Selatan serta mematuhi rambu larangan demi keselamatan.

24 Maret 2026, 07:40 WIB

Bantul – Dua pelajar asal Padalarang, Jawa Barat, nyaris terseret arus balik saat bermain air di Pantai Parangtritis, Minggu (22/3/2026) sore.

Kedua korban berinisial RA (15) dan MSP (15) dilaporkan hampir tenggelam sekitar pukul 16.55 WIB sebelum berhasil diselamatkan petugas gabungan.

Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan kondisi ombak di pantai selatan sangat dinamis dan sulit diprediksi.

Ia mengimbau wisatawan agar tidak mandi di laut serta mematuhi rambu larangan demi keselamatan.

“Jangan sampai kegembiraan berwisata berubah menjadi duka karena mengabaikan faktor keselamatan,” ujarnya, Senin (23/3/2026).

Menurut Rita, kedua pelajar tidak menyadari berada di area rip current atau arus pecah. Keasyikan bermain membuat mereka kehilangan kewaspadaan hingga terseret arus kuat.

Beruntung, petugas Satgas Linmas Jogo Segoro, Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah III, dan Ditpolairud Polda DIY segera memberikan pertolongan sehingga korban berhasil dievakuasi dan mendapat perawatan medis di posko SAR.

Fenomena rip current disebut sebagai ancaman serius karena sering menipu pandangan wisatawan.

Area air yang tampak tenang justru merupakan pusat arus balik yang berbahaya. Rita menambahkan, ciri-ciri rip current dapat dikenali dari permukaan air yang lebih gelap, tampak tenang di antara gelombang, atau adanya buih dan kotoran yang bergerak menjauhi pantai.

Ia menekankan, jika terseret arus, korban sebaiknya tidak panik dan berenang menyamping sejajar garis pantai untuk melepaskan diri dari hisapan arus.

Sementara itu, Polsek Srandakan melakukan patroli di kawasan Pantai Baru pada Senin sore.

Piket Pawas Iptu Suharyadi bersama anggota menyampaikan imbauan kamtibmas kepada wisatawan, termasuk menjaga barang bawaan dan tidak mandi di laut.

Polsek Srandakan menegaskan akan terus meningkatkan patroli demi menjaga keamanan dan keselamatan pengunjung.

“Dengan adanya patroli ini, diharapkan masyarakat dan wisatawan merasa aman serta nyaman saat berlibur,” kata petugas. ***

Berita Lainnya

Terkini