Yogyakarta – Hujan deras yang mengguyur Kota Yogyakarta sejak Selasa (7/4/2026) malam hingga Rabu dini hari mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga di kawasan Danurejan.
Kerusakan paling parah terjadi di Kelurahan Tegalpanggung, di mana bagian belakang rumah warga rusak hingga fasilitas penting tidak dapat digunakan.
Ngadimin, warga RT 38 Tegalpanggung, menjelaskan, hujan deras menyebabkan kandang ayam di belakang rumahnya roboh serta kamar mandi mengalami retakan serius.
Akibat kondisi tersebut, aktivitas harian keluarganya terganggu dan untuk sementara waktu mereka harus menggunakan fasilitas milik tetangga.
“Sementara kamar mandi numpang di tetangga. Penanganan sekarang ditutup pakai terpal,” ujarnya.
Meski kandang ayam roboh, Ngadimin memastikan seluruh ternaknya berhasil diselamatkan. “Ada dua ayam, satu lagi angkrem. Sudah kami pindahkan semua,” katanya.
Selain di Tegalpanggung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta mencatat kerusakan lain di wilayah Danurejan.
Atap salah satu rumah warga dilaporkan roboh dan berdampak pada dua kepala keluarga dengan total enam jiwa.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Yogyakarta, Nur Hidayat, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan asesmen serta menyalurkan bantuan awal berupa makanan.
“Kebutuhan mendesak saat ini masih berupa terpal dan bantuan permakanan tambahan,” terangnya.
BPBD juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem.
“Masih berpotensi terjadi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang di beberapa wilayah Kota Yogyakarta,” tambah Nur Hidayat. ***

