Nelayan Jembrana Geger Temukan Mayat di Semak

11 Desember 2015, 20:31 WIB

JEMBRANA – Sejumlah nelayan dan pekerja budi daya mutiara di Dusun Kelatakan, Desa Melaya, Kecamatan Melaya, Jembrana, Bali geger saat menemukan mayat di semak belukar, Jumat (11/12/15). Suyono (52), Satpam budidaya mutiara tiba-tiba berteriak-teriak ketakutan karena melihat sesosok mayat tergeletak di semak belukar, sekitar 50 meter dari pantai Kelatakan.

Teriakan Satpam tersebut sempat membuat heboh dan dalam sekejap sejumlah nelayan datang berkerumun di lokasi penemuan mayat tersebut. Temuan tersebut oleh Satpam dan beberapa nelayan dilaporkan kepada kepala dusun setempat dan kemudian diteruskan ke pihak kepolisian.

Polisi yang mendapat laporan langsung meluncur ke TKP untuk melakukan pemeriksaan terhadap jasat tak dikenal tersebut sekaligus melakukan olah TKP. Saat ditemukan mayat berjenis kelamin laki-laki tersebut posisinya terlentang, mengenakan baju batik dan mengenakan celana panjang warna abu-abu serta masih mengenakan sendal kulit hitam.

Informasi dihimpun menyebutkan, pada Kamis (10/11) pagi beberapa warga dan nelayan melihat ada sorang mengendarai sepada motor Suzuki Skywave  warna hitam DK 5286 WW datang ke pantai Klatakan. Orang tersebut kemudian memarkir sepeda motornya lalu berjalan kearah utara.

Karena dikira pengunjung biasa warga maupun nelayan dan pekerja divbudidaya mutiara tidak terlalu memperdulikanya. Kemudian Jumat pagi kemarin mereka baru merasa aneh setelah melihat sepeda motor itu masih ditempatnya.

“Sepeda motor itu dari kemarin pagi sampai tadi pagi masih di sana. Tetapi orangnya tidak ada. Kami jadi curiga,” ujar seorang warga. Kemudian sekitar pukul 08.00, Suyono yang bermaksud mencari ramban atau dedaunan untuk makanan sapi, tiba-tiba, lari sambil berteriak keluar dari hutan.

Saat ditanya Suyono mengaku melihat ada mayat tergelatak di tengah hutan. “Saya kaget melihat ada mayat tergeletak ditepi jalan setapak masuk hutan. Lalau saya lari sambil berteriak,” ujar Suyono.(dar)

Artikel Lainnya

Terkini