Pelatihan Kader Kesehatan Desa : Optimalisasi Program KB Tekan Risiko Stunting, AKI dan AKB

3 Oktober 2026, 09:56 WIB

Banjarsari, Sayung – Pemerintah Desa Banjarsari, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, menggelar Pelatihan Kader Kesehatan Desa pada Kamis (1/10/2026) di Balai Desa Banjarsari.

Kegiatan ini mengusung tema “Optimalisasi Perencanaan Keluarga melalui Program Keluarga Berencana (KB) guna menekan Risiko Stunting, Angka Kematian Ibu (AKI), dan Angka Kematian Bayi (AKB)”.

Koordinator Balai Penyuluh KB Kecamatan Sayung, Virdian Tri S, hadir sebagai pemateri utama. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya peran kader kesehatan sebagai ujung tombak edukasi di tingkat dusun dan RT.

“Perencanaan keluarga yang matang melalui program KB adalah mengatur jarak kelahiran dan untuk mencegah stunting, menjaga kesehatan ibu, dan menekan angka kematian ibu dan bayi. Jika kehamilan direncanakan dengan baik, ibu lebih siap secara fisik, mental, dan ekonomi,” jelas Virdian di hadapan peserta.

Para kader dibekali dengan sejumlah materi penting, antara lain : 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai fondasi tumbuh kembang anak. Pendampingan calon pengantin, ibu hamil, dan pasca salin, Sosialisasi kontrasepsi modern yang aman dan efektif, Pencatatan keluarga berisiko untuk pelaporan dan tindak lanjut program.

Kepala Desa Banjarsari, Haryanto, dalam sambutannya menegaskan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen desa dalam mendukung program nasional percepatan penurunan stunting.

“Kader kesehatan adalah garda terdepan desa. Kami berharap setelah pelatihan ini, para kader semakin aktif melakukan pendampingan door-to-door kepada keluarga, khususnya keluarga muda agar lebih memahami pentingnya ikut program KB,” ujarnya.

Kegiatan ini diikuti oleh 50 kader kesehatan, kader Posyandu, dan anggota PKK Desa Banjarsari. Suasana berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab seputar permasalahan di lapangan, dimoderatori oleh Ketua TP PKK Desa Banjarsari, Anna Haryanto.

Pelatihan yang diprakarsai TP PKK Desa Banjarsari ini diharapkan mampu meningkatkan angka keikutsertaan KB di desa, sekaligus berkontribusi nyata dalam mewujudkan generasi Desa Banjarsari yang sehat, bebas stunting, dan sejahtera.***

Berita Lainnya

Terkini