Denpasar– Anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Fraksi Partai Demokrat Dapil Bali, Tutik Kusuma Wardhani, menyoroti pentingnya peran perempuan dalam kancah politik nasional.
Hal ini disampaikannya saat berdiskusi di Rumah Aspirasi, Jalan Pidada, Denpasar, Kamis (28/5/2026).
Tutik menekankan perempuan Indonesia kini telah membuktikan kualitas kepemimpinannya, baik di ranah legislatif maupun eksekutif.
Ia merujuk pada sosok-sosok seperti Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda dan banyak pemimpin perempuan lainnya di berbagai daerah yang dinilai sukses mengawal aspirasi masyarakat, khususnya isu-isu kesetaraan gender.
“Perempuan yang cerdas dan berkualitas saat ini sudah banyak duduk di parlemen maupun eksekutif. Mereka terbukti mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat secara luas,” ujar Tutik.
Meski begitu, ia mengakui jalan perempuan menuju kursi jabatan publik masih menghadapi tantangan nyata. Tutik menyoroti pentingnya ‘support system’ yang kuat dari partai politik, terutama dalam dua aspek penting yakni:
Dukungan Finansial: Mengingat biaya politik yang cukup berat, partai perlu hadir memberikan dukungan bagi kader perempuan potensial.
Nomor Urut Strategis: Penempatan perempuan pada nomor urut yang strategis dianggap kunci agar mereka memiliki peluang lebih besar untuk terpilih.
Tutik menegaskan saat ini, partisipasi perempuan di dunia politik seringkali baru sebatas memenuhi syarat administratif. Padahal, berdasarkan survei, antusiasme dan empati masyarakat terhadap caleg perempuan sebenarnya sangat tinggi.
Sebagai langkah nyata, Partai Demokrat melalui jajaran DPP terus berupaya melakukan kaderisasi melalui kegiatan sosial dan pemberdayaan perempuan.
Ia berharap melalui ruang yang lebih terbuka, semakin banyak perempuan cerdas yang memiliki keberanian untuk terjun ke dunia politik demi kemajuan NKRI.
“Kami terus bergerak memberikan ruang dan mendorong perempuan agar berani maju. Kualitas perempuan Indonesia tidak perlu diragukan lagi untuk berkontribusi bagi bangsa,” pungkasnya.***

