Soal Ranpur Anoa di Unud, Kodam IX/Udayana Imbau Publik Bijak Tanggapi Foto Viral

Pihak TNI memastikan keberadaan alutsista di sekitar Kampus Unud untuk penyesuaian teknis dalam rangka mendukung operasional Pengamanan Very Very Important Person (VVIP).

24 Oktober 2026, 05:22 WIB

Denpasar – Komando Daerah Militer (Kodam) IX/Udayana memberikan penjelasan resmi mengenai beredarnya foto kendaraan tempur (Ranpur) Anoa yang terparkir di area Student Center Universitas Udayana (Unud), Denpasar.

Pihak TNI memastikan keberadaan alutsista tersebut semata-mata untuk penyesuaian teknis dalam rangka mendukung operasional Pengamanan Very Very Important Person (VVIP).

Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) IX/Udayana, Kolonel Inf Amrizal Nasution, menegaskan Ranpur Anoa bernomor 9557-IX tersebut beroperasi penuh di bawah kendali unsur pengamanan VVIP. Kehadirannya di area kampus dipastikan murni untuk kepentingan dinas resmi, bukan agenda di luar tugas militer.

“Benar, Ranpur Anoa tersebut merupakan kendaraan yang disiapkan untuk mendukung tugas pengamanan VVIP. Pada Rabu, 21 Oktober 2026, setelah melaksanakan Apel Gelar Pasukan di Makorem, kendaraan bergerak menuju titik penempatan sesuai arahan unsur pengamanan VVIP,” tegas Kolonel Inf Amrizal Nasution dalam keterangan resminya, Jumat (23/10/2026).

Kolonel Amrizal merinci kronologi masuknya Ranpur ke area kampus yang sempat menyita perhatian publik tersebut.

Ranpur Anoa diketahui tiba di area parkir Unud pada Rabu (21/10) sekitar pukul 10.00 WITA. Langkah ini diambil lantaran lokasi pos pengamanan yang dituju tidak memiliki ketersediaan lahan parkir yang memadai untuk ukuran kendaraan tempur.

Pemilihan area parkir di Student Center Unud mempertimbangkan jaraknya yang dekat dengan sasaran pos pengamanan (posyandu).

Sebelum memarkirkan kendaraan, personel TNI di lapangan juga telah berkoordinasi serta mendapatkan izin resmi dari petugas keamanan (satpam) dan pihak dosen Universitas Udayana.

Penempatan kendaraan tersebut merupakan bagian dari penyesuaian teknis di lapangan untuk mendukung pelaksanaan tugas pengamanan.

“Selanjutnya, penempatan dan pergerakan kendaraan tetap mengikuti arahan unsur yang bertanggung jawab dalam pengamanan VVIP,” terang Kapendam.

Lebih lanjut, Kodam IX/Udayana mengonfirmasi armada tempur tersebut sudah bergeser meninggalkan lingkungan kampus sejak Kamis, 22 Oktober 2026.

Ranpur Anoa bergerak menuju markas kompi untuk pengisian bahan bakar minyak (BBM), sebelum melanjutkan pergerakan ke kedudukan pengamanan berikutnya di Desa Tenganan, Kabupaten Karangasem.

Menanggapi narasi yang berkembang liar di media sosial, Kapendam mengimbau masyarakat agar tidak berspekulasi atau menarik kesimpulan secara sepihak dari potongan video maupun foto yang beredar tanpa mengetahui kronologi secara utuh.

Pihaknya mengimbau masyarakat agar menyikapi informasi yang beredar di media sosial secara bijak dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan dari unggahan yang belum menyajikan kronologi secara utuh.

“Apabila membutuhkan penjelasan lebih lanjut, masyarakat dapat mengacu pada keterangan resmi dari pihak terkait,” pungkasnya.

Berita Lainnya

Terkini