Denpasar -Perwakilan Bali berhasil menunjukkan taji dan daya saingnya di kancah nasional dalam ajang Cari Aman Academy 2026 yang digelar oleh PT Astra Honda Motor (AHM). Berlangsung di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Semarang, pada 6–8 Oktober 2026, utusan asal SMK PGRI 2 Badung, I Wayan Wismantaraya, sukses mengharumkan nama daerah setelah menembus peringkat 11 nasional pada kategori Task Force Award.
Cari Aman Academy 2026 merupakan ajang pembinaan dan kompetisi keselamatan berkendara perdana dari AHM yang mengusung tema “The Next Change Makers, Jago Cari Aman Biar Happy”.
Dalam kompetisi bergengsi ini, para peserta dari berbagai provinsi diuji secara ketat pada tiga ranah utama: Knowledge (teori keselamatan berkendara #Cari_Aman 5P+), Skill (keterampilan teknik pengereman, slalom, dan keseimbangan statis menunggangi Honda BeAT), serta Creativity (perancangan edukasi kreatif dan public speaking).
I Wayan Wismantaraya mengaku bangga atas capaian yang diraihnya di tingkat nasional. Menurutnya, pengalaman bersaing di Semarang memberi sudut pandang baru tentang peran penting generasi muda dalam keselamatan lalu lintas.
Awalnya ingin belajar berkendara yang benar, tapi lewat kompetisi ini dia sadar sebagai pelajar bisa menjadi contoh bagi teman sebaya.
“Setelah pulang nanti, saya ingin membagikan ilmu yang saya dapat melalui kompetisi Cari Aman Academy ini kepada teman-teman di sekolah agar semakin banyak yang peduli keselamatan saat berkendara,” ujar I Wayan Wismantaraya.
Keberhasilan I Wayan Wismantaraya tak lepas dari dukungan penuh Astra Motor Bali.
Safety Riding & Community Promotion Astra Motor Bali, Ngurah Iswahyudi, mengapresiasi tinggi kerja keras dan komitmen perwakilan Bali yang tampil maksimal di ajang nasional tersebut.
Ia menegaskan keikutsertaan Bali bukan semata-mata mengejar piala, melainkan membentuk karakter berkendara yang aman dan bertanggung jawab.
“Pelajar memiliki kedekatan kuat dengan teman sebaya sehingga dapat berperan sebagai agen perubahan dalam menyampaikan pesan keselamatan berkendara secara lebih relevan di lingkungan sekolah. Kebiasaan berkendara yang aman perlu terbentuk sejak usia sekolah,” kata Ngurah Iswahyudi.
Sebelum mengukir prestasi di tingkat nasional, peserta dari SMK PGRI 2 Badung telah melalui serangkaian pembinaan intensif, termasuk Safety Riding Advisor Training (SAT) Level 1 dan Cari Aman Academy Bootcamp regional pada Agustus–September 2026. Astra Motor Bali berharap capaian ini menjadi pemicu semangat bagi sekolah-sekolah binaan Honda lainnya di Bali untuk terus membudayakan keselamatan jalan raya.***

