![]() |
| Jamaah Al Fattah dan Muslimah Iqro di Perumahan Dewata Permai Desa Sading Kecamatan Mengwi, sementara menunda kegiatan pengajian rutin karena pandemi Covid-19/foto:Kabarnusa |
Mangupura – Warga Muslim Jamaah Al Fattah dan Muslimah Iqro Sading
Badung Bali memutuskan untuk sementara waktu menunda kegiatan pengajian rutin
menyusul perkembangan pandemi Covid-19 yang belum juga berakhir.
Sejak penyebaran virus corona atau Covid-19 merebak bulan Maret lalu,
aktivitas masyarakat nyaris lumpuh. Demikian juga kegiatan beribadah juga ikut
terpengaruh, kini tidak bisa lagi bersembahyang di tempat ibadah.
Menindaklanjuti anjuran pemerintah dalam penerapan protokol kesehatan, semua
kegiatan ibadah dalam skala besar atau dalam kerumunan besar, dilarang
dilakukan di tempat ibadah. Pemerintah meminta agar beribadah sementara waktu
sampai pandemi reda, dialihkan ke rumah.
Demikian juga, sesuai himbauan pemerintah, Jamaah Al Fattah dan Muslimah Iqro di
Perumahan Dewata Permai Desa Sading Kecamatan Mengwi, juga melaksanakan dengan
penuh kesadaran.
Biasanya, pengajian rutin dua mingguan, dilaksanakan puluhan
warga muslim setempat, kini ditiadakan.
“Untuk sementara ditunda dahulu, sampai ada pemberitahuan resmi dari
pemerintah maupun MUI, terkait kegiatan keagamaan, kami tentu mengikutinya
dengan penuh kesadaran,” kata Ketua Jamaah Al Fattah Mulyadi, dalam
keterangannya, Minggu (4/10/2020).
Mulyadi menyampaikan himbauan dan informasi tersebut kepada jamaah dan semua
mendukung. Alasannya, demi menjaga keselamatan dan kesehatan jamaah lebih
penting dari pada melakukan kegiatan berkumpul atau berpergian yang berpotensi
terjadi penyebaran Covid-19.
Ibadah juga tetap bisa dilaksanakan kendati di rumah. Jika kondisi sudah
memungkinkan atau kondusif, tentunya warga berharap bisa melaksanakan kegiatan
pengajian bersama secara rutin.
Semua keputusan dan kebijakan pemerintah yang diharapkan bisa dilaksanakan
sampai ke bawah, tak lain, untuk melindungi keselamatan warga.
Pihaknya dalam berbagai kesempatan bertemu warga muslimn, juga tak henti
mengingatkan agar mereka melaksanakan protocol kesehatan dengan baik saat
pergi ke luar rumah
Warga diminta tetap menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun air
bersih, juga menjaga jarak menghindari kerumunan. Berbagai media seperti
stiker, spanduk, panflet ajak himbauan untuk disiplin menerapkan protokol
kesehatan juga telah dipasang.
“Kami sudah pasang semua himbauan protokol kesehatan di tempat-tempat
strategis di kompleks perumahan seperti di mushola,” imbuhnya
Muhammad Imron, warga lainnya, juga menilai dalam situasi pandemi ini,
maka tindakan pencegahan menjadi penting dan strategis dalam membendung
penyebaran Covid-19. Termasuk sementara waktu kegiatan keagamaan yang ditunda
sampai pandemi berlalu.
“Saya juga mengajak saudara-saudara warga perumahan, mari patuhi protokol
kesehatan, dengan menjaga kebersihan dan kesehatan di lingkungan keluarga
masing-masing,” imbuhnya. (rhm)

