Bintang Puspayoga Sebut UNR Cetak Banyak Tokoh Bangsa

4 Oktober 2020, 22:45 WIB

Wisuda Sarjana ke-XXXVIII dan Pascasarjana ke-XI Universitas Ngurah Rai
(UNR) Denpasar, 2020 diikuti 565 lulusan, berlangsung semi virtual,
Sabtu (3/10/2020)/ist.

Denpasar – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)
RI I Gusti Ayu Bintang Darmawati menegaskan kampus Universitas Ngurah Rai
(UNR) telah mencetak banyak tokoh bangsa di Tanah Air.

Bintang berkesempatan menyampaikan orasi ilmiah, secara virtual saat wisuda
sarjana dan pascasarjana Universitas Ngurah Rai, Denpasar Minggu (4/10/2020).

UNR telah banyak mencetak tokoh-tokoh bangsa mulai dari kepala daerah,
legislator, birokrat hingga wirausaha, termasuk dirinya dan suaminya sendiri,
I Gusti Ngurah Gde Puspayoga, mantan Menteri Koperasi dan UMKM Kabinet
Indonesia Kerja.

“Saya berterima kasih kepada UNR karena turut meluluskan saya. Saya alumni
UNR,” ujar Bintang sebelum memulai orasi ilmiah berjudul “Kesetaraan Gender
untuk Peningkatan Kualitas Perempuan dan Anak di Masa Depan”.

Wisuda adalah momentum akhir masa studi, namun menjadi awal memulai sesuatu
yang berguna untuk bangsa dan negara. Gelar yang menampel di belakang nama
wisudawan merupakan penanda agar alumnus UNR ingat pada tanggung jawab mereka
bagi masyarakat.

Rektor UNR Dr. Tirka Widanti, dalam laporannya memohon permakluman karena
untuk kali pertama UNR menggelar wisuda secara virtual, yang hanya diwakili
secara langsung oleh sejumlah perwakilan mahasiswa lulusan terbaik dari
masing-masing program studi.

Tirka merinci, wisudawan/i tahun ini dari Fakultas Teknik 27 orang, Fakultas
Ekonomi dan Bisnis 229, Fakultas Hukum 150 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan
Politik 106 dan Program Pascasarjana (MIH dan MAP) 144.

Jadi selama 41 berdiri, UNR telah menelurkan alumni sebanyak 8.848 orang
berdasarkan riset alumnus,” jelasnya. Hampir 100 persen lulusan UNR telah
terserap di dunia kerja, baik sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan swasta.

Catatatan prestasi lain, masih menurut Tirka, UNR bercokol di peringkat tiga
perguruan tinggi terbaik di Bali. Jumlah dosen berkualifikasi doktor makin
meningkat, diikuti dengan sarana prasarana memadai serta kualitas Tri Dharma
Perguruan Tinggi.

“Kalau dilihat dari sisi usia lulusan, UNR sudah mulai digandrungi kaum
milenial, buktinya banyak lulusan yang berusia 21-25 tahun yang diwisuda
kemarin,” tuturnya. Tirka mengapresiasi peran pemerintah pusat melalui L2DIKTI
Wilayah VIII berupa bantuan Bidikmisi.

Kuota Bidikmisi yang diterima UNR dari tahun 2017-2020 sebanyak 44 orang,
sementara untuk tahun 2020 ini saja masih diproses sejumlah 50 orang.
(riz)

Berita Lainnya

Terkini