Bisa Nabung Mulai Rp10 Ribu dan Tarik Fisik, ATM Emas Pegadaian Hadir di Denpasar

Head of Bullion Business PT Pegadaian, Kadek Eva Saputra, mengungkapkan operasional ATM Emas ini sebenarnya telah dirintis sejak tahun lalu dan kini terus disosialisasikan secara intensif kepada publik.

14 Oktober 2026, 12:52 WIB

Denpasar  – PT Pegadaian terus memperkuat komitmennya dalam memperluas akses keandalan investasi emas bagi masyarakat. Langkah strategis ini diwujudkan melalui peresmian fasilitas ATM Emas di Kantor Wilayah VII Denpasar pada Rabu (14/10/2026).

Hadirnya fasilitas inovatif ini dirancang untuk menjembatani transaksi digital dengan penyerahan fisik emas secara cepat, transparan, dan aman.  

Head of Bullion Business PT Pegadaian, Kadek Eva Saputra, mengungkapkan operasional ATM Emas ini sebenarnya telah dirintis sejak tahun lalu dan kini terus disosialisasikan secara intensif kepada publik.

“Inisiatif ini merupakan wujud nyata Pegadaian dalam mengemban misi mengemaskan Indonesia,” ujar Kadek Eva Saputra di sela-sela peresmian.

Pihaknya  menggabungkan kemudahan layanan digital dengan ketersediaan fisik melalui ATM Emas, sehingga masyarakat dapat bertransaksi sekaligus memegang komoditas investasinya secara riil.”  

Kadek menjelaskan, integrasi layanan ini ditujukan untuk memberikan kepastian dan meningkatkan kepatuhan serta kepercayaan nasabah (trust) terhadap instrumen tabungan emas.

Melalui ekosistem digital Pegadaian, masyarakat dapat mulai menabung emas dengan nominal terjangkau mulai dari Rp10.000.  

“Begitu akumulasi tabungan mencapai denominasi tertentu, seperti 1 gram atau 10 gram, nasabah dapat langsung mencetak dan mengambil emas fisiknya secara mandiri di mesin ATM Emas,” jelasnya.  

Langkah ekspansi instrumen bullion ini juga memperkuat posisi Pegadaian di industri keuangan jasa non-bank.

Kadek menambahkan dari total sekitar 20 unit ATM Emas yang disebar di lokasi-lokasi strategis di seluruh Indonesia, kehadiran unit di Bali diharapkan mampu menjadi barometer penetrasi inklusi keuangan berbasis emas.  

“Layanan (service) adalah core business kami. Bisnis dan produk finansial akan terus tumbuh mengiringi kualitas layanan yang kami berikan. Dengan hadirnya ATM Emas di Denpasar, kami berharap akses masyarakat Bali dan sekitarnya terhadap investasi aset aman (safe-haven asset) menjadi jauh lebih praktis dan efisien,” pungkasnya. ***

Berita Lainnya

Terkini