Jaga Kebersihan Lingkungan, Klungkung Kampanyekan Gema Tansaplas

19 September 2020, 23:39 WIB

Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri kegiatan World Clean Up Day
Indonesia 2020 di Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung,
pada Sabtu (19/9/2020)/ist

Semarapura – Bupati Klungkung I Nyoman meminta agar seluruh masyarakat
ikut bersama-sama mendukung program inovasi Pemkab Klungkung yakni Gema
Tansaplas (Gerakan Bersama Puputan Sampah Plastik).

Kebersihan itu sangat penting dijaga, mari dimulai dari kesadaran diri kita
sendiri untuk menjaga kebersihan rumah maupun lingkungan sekitar agar tetap
terjaga bersih dan nyaman.

Hal tersebut disampaikan ketika Bupati Klungkung I Nyoman Suwirta menghadiri
kegiatan World Clean Up Day Indonesia 2020 di Pantai Kusamba, Kecamatan Dawan,
Kabupaten Klungkung, pada Sabtu (19/9/2020).

Kegiatan tersebut tetap dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan
(prokes) seperti mejaga jarak, memakai masker dan mencuci tangan.

Dalam arahannya, Bupati Suwirta berharap kesadaran masyarakat menjaga
lingkungan harus terus ditingkatkan terutama jangan sampai ada yang membuang
sampah plastik di pinggir pantai.

“Mari bersama-sama jaga kedisiplinan dan kesadaran untuk menjaga lingkungan,
mulai dari diri sendiri jangan sampai ada yang membuang sampah plastik di
pinggir pantai agar ikan maupun terumbu karang dilaut tidak hancur akibat
sampah plastik,” harapnya.

Suwirta juga meminta agar seluruh masyarakat ikut bersama-sama mendukung
program inovasi Pemkab Klungkung yakni Gema Tansaplas (Gerakan Bersama Puputan
Sampah Plastik).

Pihaknya segera mensosialisasikan ke masing-masing desa untuk mengenjot
semangat warga menyesuaikan masalah sampah plastik ini.

“Edukasi ini agar dilakukan ke pelosok-pelosok desa agar kesadaran menjaga
kebersihan lingkungan tetap dijaga dengan baik,” pinta Bupati Suwirta kepada
masing-masing Perbekel.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan Kabupaten Klungkung Anak Agung
Ngurah Kirana mengatakan kegiatan ini  merupakan aksi bersih-bersih
pantai.

Ajang ini dilaksanakan dalam satu hari secara serentak di seluruh dunia dengan
tujuan menyatukan umat manusia dari berbagai budaya, alam, suku dan rasa untuk
membersihkan dunia dari permasalahan sampah dan meningkatkan kepedulian
terhadap permasalahan sampah serta memupuk nilai cinta kasih terhadap masa
depan bumi. (rhm)

Berita Lainnya

Terkini