Yogyakarta – Universitas Gadjah Mada (UGM) kembali membuka pendaftaran International Undergraduate Program (IUP) gelombang II yang berlangsung hingga 28 April 2026.
Tahun ini, UGM menyediakan kuota sebanyak 1.221 mahasiswa baru melalui jalur IUP yang tersebar di 31 program studi.
Program kelas internasional ini dirancang dengan standar global, menggunakan bahasa Inggris dalam proses pembelajaran serta menawarkan kesempatan pertukaran pelajar dan kolaborasi riset internasional.
Ketua Program Studi Geografi Lingkungan UGM, Andung Bayu Sekaranom, menyebutkan IUP di fakultasnya memiliki keunggulan berupa double degree.
Mahasiswa berkesempatan menempuh studi sekaligus magang di Taiwan maupun negara lain sebagai bagian dari international exposure.
Program tersebut telah meraih akreditasi internasional ASIIN dan didukung pengajar dari universitas mitra luar negeri.
Sementara itu, Ketua Program Studi Fisika UGM, Ahmad Kusumaatmaja, menjelaskan IUP Fisika menawarkan Special Intense Program yang membuka peluang kerja di Taiwan.
Skema ini mencakup tiga tahun studi di UGM, satu tahun di universitas Taiwan, satu tahun magang industri, serta dua tahun ikatan kerja.
Selain Taiwan, kerja sama juga dilakukan dengan industri di Jerman dan Jepang, dengan dukungan fasilitas pusat bahasa untuk menunjang kesiapan mahasiswa.
Di sisi lain, Ketua Program Studi Biologi UGM, Luthfi Nurhidayat, menegaskan IUP Biologi mengedepankan jejaring internasional melalui program double degree dengan mitra di Australia dan Eropa.
Mahasiswa juga dapat mengikuti student exchange, summer course, konferensi, hingga publikasi internasional.
Salah satu mitra, Dayeh University, memberikan fasilitas magang selama satu tahun sekaligus peluang bekerja di industri selama dua tahun.
Dengan berbagai program unggulan tersebut, UGM menargetkan lulusan IUP mampu bersaing di pasar kerja global dan berkarier di kancah internasional. ***

